Bush: Serangan Fallujah untuk Jaminan Pemilu di Irak

Bush: Serangan Fallujah untuk Jaminan Pemilu di Irak

- detikNews
Selasa, 09 Nov 2004 12:26 WIB
Jakarta - Presiden AS George W Bush menjelaskan, serangan besar-besaran yang berlangsung di Fallujah bertujuan untuk menjamin Pemilu di Irak pada Januari 2005 tetap berlangsung.Seperti dilaporkan AFP, Selasa (9/11/2004), bagi Bush, Fallujah merupakan sebuah test kemauan hasrat untuk menjamin Pemilu yang dijadwalkan pada Januari 2005 di Irak akan berlangsung sesuai rencana. Pemilu tersebut akan membuka pintu bagi kembalinya 140 ribu pasukan AS yang berada di Irak."Kami sepenuhnya berharap Pemilu akan terselenggara pada Januari di Irak," kata Jubir Gedung Putih Scott McClellan kepada wartawan merespons Menlu Uni Eropa Javier Solana yang sebelumnya meragukan Pemilu di Irak bisa berlangsung pada Januari 2004.Bush menyetujui aksi serangan tersebut pada Jumat 5 November 2004 dalam pertemuan dengan Dewan Keamanan Nasional. Pada Senin 8 November 2004, dia bertemu Menhan AS Donald Rumsfeld di Gedung Putih sebelum pasukan AS dan Irak melancarkan serangan.PM Irak Iyad Allawi pada 7 November 2004 menetapkan keadaan darurat selama 60 hari untuk memastikan kesuksesan pelaksanaan Pemilu. Namun menurut Solana, waktu 60 hari tersebut terlalu dekat dengan waktu Pemilu di Irak. Menurut dia jadwal Pemilu di Irak harus diubah. Namun Gedung Putih tidak menyetujui usulan tersebut. (sss/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads