Tahun 2010, Refly Harun Endus Keterlibatan Sopir dalam Suap Akil

Tahun 2010, Refly Harun Endus Keterlibatan Sopir dalam Suap Akil

- detikNews
Minggu, 13 Okt 2013 15:06 WIB
 Tahun 2010, Refly Harun Endus Keterlibatan Sopir dalam Suap Akil
Daryono
Jakarta - Daryono, sopir mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar hingga kini masih dicari keberadaannya oleh KPK. Pengamat hukum tata negara Relfy Harun menduga ada keterlibatan sang sopir dalam suap Akil.

"Kongkalikong Pak AM (Akil Mochtar) dan sopir saya tidak tahu pasti, tapi dilihat dari testimoni tahun 2010, cerita tentang sopir juga ada di sana. Mantan klien saya Jopinus Saragih ceritakan soal pemerasan," kata pengamat hukum tata negara Refly Harun.

Hal itu disampaikan dalam diskusi 'Pilkada Dalam Pusaran Kalkulator MK' di Kopi Tiam Jalan Veteran, Jakpus, Minggu (13/10/2013). Nama Refly mencuat karena pernah 'berseteru dengan Akil Mochtar atas tudingan suap Rp 1 miliar tahun 2010. Belakangan dugaan suap Akil itu terbukti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Refly, selain kliennya pernah dimintai uang, ada kasus pilkada di Kalimantan di mana nilai suapnya Rp 4 miliar dan baru dibayar Rp 2 miliar. "Yang disuruh menagih adalah sopirnya, dan ternyata sopirnya terkonfirmasi saat ini," ucapnya.

"Yang dulu dan sekarang sama saja, sopir ini memang dibawa AM sejak di Kalimantan Barat," imbuh Refly.

Dugaan Refly makin menguat menyusul ketidakhadiran Daryono atas panggilan KPK dan MKH. Ia membaca keterlibatan itu dalam kaca mata teori konspirasi.

"Ini seperti agak konspiratif kalau pakai teori konspirasi. Kita tahu di sidang MKH itu kan terbuka, kemudian sopir ini sudah eksis sejak lama bahkan sejak 2010 sejak saya ribut-ribut (menuding suap kepada Akil)," tuturnya.

"Bisa jadi sopir ini banyak informasi yang kalau dia hadir waktu itu, jangan-jangan dia bisa cerita perilku AM sejak 2010. Which is kasus ini tak terjadi baru sekarang, tapi sejak Pak Mahfud ketika bilang MK bersih 100 persen. Bisa jadi ketidakhadirannya ini diinginkan juga oleh kalangan MK," imbuh Relfy.

Keberadaan sopir Akil Mochtar, Daryono hingga saat ini memang masih misterius. KPK telah meminta Dirjen Imigrasi untuk melakukan pencekalan terhadap Daryono agar tak bepergian ke luar negeri.


(iqb/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads