Dalam catatan detikcom, sedikitnya ada 7 fakta yang diungkapkan polisi. Semua mengarah kepada Gatot. Ditambah dengan 'menghilangnya' Gatot sejak kasus ini mencuat, kecurigaan pun semakin menguat.
Namun, belum ada status apa pun terhadap pria yang pernah mengaudit sejumlah instansi negara ini. Polisi masih menunggu keterangannya, untuk mengkonfirmasi sejumlah temuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator Eksekutor Adalah Sopir Gatot
|
|
Siapa sebenarnya Surya ini? Dan bagaimana awal mula perkenalan Surya dengan Gatot ini? detikcom berhasil memperoleh informasil soal kedekatan Surya dan Gatot ini dari orang yang mengenal Surya, yang tidak ingin namanya disebutkan.
Sumber itu mengatakan, bahwa Surya kenal dengan Gatot pada tahun 2008 silam. Pertemuan pertama kali itu berlangsung di Hotel Pecenongan, Jakarta Pusat. Tidak jelas betul apa yang dilakukan Gatot saat berada di Hotel Pecenongan itu.
"Jadi waktu itu, Surya jadi sopir freelance, sopir rental gitu di Hotel Pecenongan dan suka menyopiri bapak Gatot ini," kata sumber itu.
Sejak saat itu, Gatot sering intens menghubungi Surya. Gatot juga sering meminta Surya untuk menyopirinya jika hendak pergi-pergi ke suatu tempat.
Ditemukan Foto Gatot dalam Apartemen
|
|
Dalam foto itu, terlihat Holly mengenakan baju kuning. Sementara Gatot memakai baju kaos berkerah.
Tersangka Mengaku Disuruh
|
|
Eksekutor yang bertugas membunuh Holly adalah Elriski Yudhistira, R, AL dan S. Dua sudah tertangkap, satu masih buron dan Elriski tewas terjatuh dari lantai 9AT tower Ebony Apartemen Kalibata City, tempat di mana Holly tinggal.
"Yang jelas mereka ini melakukan perencanaan untuk melakukan pembunuhan itu diduga atas suruhan seseorang," kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Rikwanto.
Siapa yang menyuruh? Dari keterangan para tersangka dan kaitan yang mereka punya, diduga kuat adalah Gatot. Namun hingga kini, dia masih berstatus saksi.
Gatot Belikan Holly Apartemen
|
|
"Mbak Holly pernah cerita, kalau apartemen dia beli apartemen itu pakai uang Pak Gatot," kata seorang teman dekat Holly yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom.
Teman Holly ini tidak menyebutkan berapa harga apartemen tersebut, termasuk apakah Holly membeli apartemen itu dengan sistem cash keras atau kredit. Ia menyebutkan, Holly sudah menempati apartemen tersebut selama 2 tahun. Selama tinggal di situ, teman Holly menyebutkan bahwa Gatot sering menemui Holly ke apartemennya.
Gatot Belikan Holly Mobil
|
|
Seorang teman dekat Holly yang tidak ingin namanya disebut mengatakan, kedekatan Holly dengan Gatot sudah berlangsung selama 2 tahun. Selama hubungan kedekatan itu, teman Holly menyebut, Gatot sering memanjakan Holly dengan materi. Salah satunya adalah membelikan Holly satu unit mobil Honda CR-V.
"Mobil CR-V dikasih bapak Gatot, katanya buat kalau mbak Holly jalan-jalan," ujar teman dekat Holly itu kepada detikcom, Kamis (10/10/2013).
Teman dekat Holly kemudian menunjukkan foto mobil Honda CR-V milik Holly itu. Mobil tersebut berwarna hitam, keluaran tahun 2011.
Sementara itu, Kepala Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, saat dikonfirmasi membenarkan informasi mengenai kepemilikan mobil CRV pada Holly.
"Iya itu memang mobil punya Holly. Mobil itu dari siapa, kita tidak tahu. Yang jelas itu punya Holly," kata Herry.
Tak ada Akta Pernikahan
|
|
Dalam catatan dokumen, Holly juga pernah menulis Gatot sebagai kepala keluarga. Namun benarkah ini?
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto mengatakan, penyidik tidak menemukan dokumen apa pun yang berkaitan dengan pernikahan keduanya itu.
"Tidak ada ditemukan dokumen apa pun. Tidak ada dokumen Holli itu (nikah) dengan siapa," ungkap Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (9/10/2013).
Mengenai kedekatan Gatot dan Holly ini, pihak keluarga Holly pernah menyampaikannya ke sejumlah media. Ayahanda Holly, Sarino, mengakui bahwa Gatot adalah suami Holly.
"Suaminya memang namanya Pak Gatot. Belum pernah ke Salatiga (rumah)," kata Sarino di TPU Kadipiro, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu (2/10) lalu.
Menghilang
|
Rumah dinas Gatot
|
Perumahan dinas pejabat eselon I BPK terletak di Jl. Joglo Raya, Kembangan, Jakarta Barat. Rumah Gatot terdapat di kavling 6 perumahan mewah tersebut.
"Iya benar, yang itu rumahnya. Tapi sejak saya di sini bulan Januari rumah itu kosong nggak ada yang nempatin," ujar sumber yang tidak ingin disebut namanya di sekitar perumahan, Jumat (11/10/2013).
Rumah tersebut nampak sangat berdebu. Terlihat dari kaca yang tidak tertutup gorden di dalam terdapat sofa krem dan meja yang di atasnya terdapat bunga sintetis.
Perumahan tersebut hanya terdapat 18 rumah. Memang selain Gatot juga banyak yang tidak menempati rumah dinas khusus pejabat eselon I tersebut, sementara yang ditempati hanya 5 unit.
Gatot juga tak bisa ditemui di kantor BPK. Sepulang dinas dari Australia, Gatot kabarnya mengajukan cuti yang tak ditentukan waktunya.
Karena itu, polisi akhirnya memutuskan untuk mencegah Gatot ke luar negeri sejak pekan lalu.
Halaman 2 dari 8
