"Jadi alhamdulillah ada yang dapat baik sekali dan kita prihatin terhadap jamaah haji yang dapat pemondokan kurang baik. Bagi yang dapat pemondokan kurang baik bukan diberi kompensasi tetapi dipindah ke tempat yang lebih baik," kata Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali.
Hal ini disampaikan dia saat mengecek persiapan tenda menjelang wukuf di Arafah, Makkah, pada Sabtu (12/10/2013).
Menurut dia, jamaah haji tersebut justru tidak mau diajak pindah.
"Kita tidak ada anggaran kompensasi. Tetapi ada yang dorong-dorong untuk tidak pindah. Jadi, yang ada peluang pindah," ujar Menag.
Tawaf
Dalam kesempatan itu, Menag bersyukur areal tawaf di lantai 2 dan 3 sudah bisa digunakan.
"Semula kita khawatir, tawaf hanya di lantai 1 berisiko tinggi, sekarang kekhawatiran itu berkurang banyak karena lantai 2 dan 3 sudah bisa digunakan meskipun renovasi belum selesai," ujar Menag.
Ia menyerahkan sepenuhnya kepada jamaah haji yang tetap memilih tawaf di lantai 1 karena dinilai lebih afdol.
"Itu pilihan (tawaf di lantai 1). Padahal sama saja. Yang penting mereka sehat, selamat. Meski afdol, tetapi membawa mudarat itu tidak diperkenankan," ujar dia.
(aan/tor)











































