Batik dan Gamelan akan Meriahkan Indonesian Celebration Week 2013 di AS

Batik dan Gamelan akan Meriahkan Indonesian Celebration Week 2013 di AS

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jumat, 11 Okt 2013 19:25 WIB
Batik dan Gamelan akan Meriahkan Indonesian Celebration Week 2013 di AS
Dubes RI untuk AS Dino Patti Djalal kunjungi Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Jakarta - Kedutaan Besar RI di Washington DC, Amerika Serikat berencana menggelar Indonesian Celebration Week 2013 pada 28 Oktober hingga 3 November mendatang. Kegiatan itu untuk memopulerkan kebudayaan Indonesia di masyarakat internasional, terutama warga negara AS.

Salah satu yang akan diperkenalkan dalam acara itu adalah Batik Yogyakarta dan Gamelan. Bahkan akan dipersembahkan permainan maraton Gamelan dan American Batik Design Competition 2013.

Dalam rilis yang diterima dari KBRI Washington DC, Jumat (11/10/2013), Dubes RI untuk AS, Dino Patti Djalal mengunjungi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Daerah Istimewa Yogyakarta (09/10/13) untuk mengadakan pertemuan dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X pada Rabu (9/10) lalu. Dino memaparkan konsep acara kebudayaan tersebut kepada Sri Sultan sekaligus mengundangnya untuk hadir ke acara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sri Sultan HB X menyambut sangat baik acara ini dan kita memiliki pandangan yang sama untuk terus menduniakan bangsa Indonesia,” ujar Dino Djalal setelah pertemuan tersebut.

Menurutnya, saat ini banyak warganegara AS maupun warganegara Indonesia yang tinggal di Amerika ingin mengetahui lebih banyak mengenai kebudayaan Indonesia, khususnya Batik dan Gamelan. Oleh karena itu, melalui acara Indonesian Celebration Week 2013 yang akan dibuka oleh Raja Keraton dari Yogyakarta, Sultan Hamengkubuwono X dapat memberikan arti penting Batik dan Gamelan bagi kebudayaan Indonesia, terutama di mata dunia.

Sultan juga mengakui bahwa dirinya sangat antusias untuk memenuhi undangan dari Duta Besar untuk AS begitu juga menghadiri acara Indonesian Celebration Week 2013 yang akan diadakan di Amerika Serikat nanti. Mengingat banyaknya warganegara AS yang ingin mengetahui budaya bangsa Indonesia, terutama budaya Yogyakarta sangat tinggi, hal ini terlihat dari banyaknya komunitas gamelan warga AS yang sudah terbentuk.

Sultan menambahkan bahwa di tahun ini pemerintah Yogyakarta telah mengirimkan seperangkat Gamelan ke AS dengan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Namun itu semua belum cukup karena di acara yang akan diselenggarakan nanti diperlukan kehadiran seorang Raja Keraton Yogyakarta yang terkenal sebagai sosok pemimpin yang arif dan merakyat.

(rmd/lh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads