Ini Dia Penampakan Kamar Holly Angela yang Bersimbah Darah

Tragedi Berdarah di Kalibata City

Ini Dia Penampakan Kamar Holly Angela yang Bersimbah Darah

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 11 Okt 2013 09:20 WIB
Ini Dia Penampakan Kamar Holly Angela yang Bersimbah Darah
Jakarta -

Holly Angela Ayu (34) tewas setelah dianiaya 2 orang pria di unit yang ditempatinya 09AT tower Ebony Apartemen Kalibata City, Senin 30 September lalu. Salah seorang pelaku, Elriski Yudhistira, tewas terjatuh dari balkon kamar Holly saat saksi mendobrak kamar wanita asal Salatiga itu.

Holly dianiaya oleh Elriski dan temannya yang masih buron, begitu tiba di apartemen itu sekitar pukul 21.30 WIB. Holly yang saat memasuki kamar sedang berkomunikasi dengan ibu angkatnya itu, berteriak minta tolong kepada ibu angkatnya karena dianiaya Elriski dan temannya.

Teriakan Holly itu didengar melalui telepon genggam oleh ibu angkatnya dan kemudian Holly tidak bisa dihubungi lagi. Ibu angkat Holly yang cemas dengan teriakan Holly itu langsung menelepon ke pengelola apartemen dan teman Holly yang tinggal di lingkungan apartemen, untuk segera menolongnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, beberapa menit sebelum pertolongan tiba, Holly sudah dianiaya oleh Elriski Cs. Holly dipukul pelaku menggunakan besi ukuran 50 cm. Akibat pukulan itu, kepala Holly luka sobek. Darah pun berceceran di atas tempat tidur, bantal dan guling.

Setelah tiba bala bantuan, Elriski dan temannya berupaya melarikan diri. Sementara para saksi yang hendak menolong Holly, mencoba mendobrak pintu kamar dengan menendang-nenndang kamar tersebut.

Teman Elriski berhasil kabur setelah merayap ke balkon unit tetangga Holly di 09AS. Sementara Elriski tidak bisa mencapai ke tempat persembunyian dan terjatuh dari ketinggian sekitar 8 meter.

Seperti apa penampakan di kamar Holly pascapenganiayaan itu? detikcom berhasil mengabadikan ruangan unit type studio pascakejadian itu.

Dari foto yang diambil detikcom pada Kamis 10 Oktober kemarin, tampak kasur Holly yang dialasi kain sprai warna kuning berantakan. Terdapat banyak noda darah di lantai di dekat kasur. Sebuah sofa berwanra orange juga tampak dipenuhi noda darah.

Juga telapak sepatu yang menginjak darah terlihat tidak beraturan terlihat di dekat kasur dan kitchen set hingga balkon. Sementara pintu balkon tampak terbuka.

Di atas kasur terdapat sebuah boneka anjing puddle. Tampak pula bantal warna putih dan guling warna kuning yang dilumuri noda darah ada di atas lantai, di dekat kasur. Kemudian, lemari plastik 4 susun warna abu-abu, sudah tergeser.

Kini, kamar tersebut menjadi saksi bisu pembantaian sadis terhadap Holly. Sementara polisi sudah menangkap 2 pelaku yang terlibat dalam pembunuhan Holly itu.

(mei/ahy)


Berita Terkait