Proyektil Bersarang di Ginjal Korban Penembakan di Semarang

Proyektil Bersarang di Ginjal Korban Penembakan di Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 10 Okt 2013 17:33 WIB
Proyektil Bersarang di Ginjal Korban Penembakan di Semarang
Semarang - Setelah melalui proses rontgen dan autopsi dari jenazah korban penembakan, Soleh (35), diketahui penyebab kematian adalah pendarahan hebat karena pembuluh darah yang robek di bagian perut.

Dokter spesialis forensik dan medicolegal RSUP dr Kariadi Semarang, Gatot Suharto mengatakan dari hasil foto rontgen terdapat anak peluru atau proyektil yang bersarang di daerah ginjal kiri.

"Sewaktu autopsi terdapat robekan pembuluh darah besar daerah perut berakibat perdarahan hebat," kata Gatot lewat pesan singkatnya, Kamis (10/10/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui Soleh menjadi korban penembakan sekitar pukul 02.30 WIB di depan rumahnya sendiri di Gang Garuda, Kampung Kebonharjo RT5 RW 6, Semarang. Saat itu ia baru saja berkumpul dengan 5 rekan satu kerjaannya sebagai keamanan proyek rel ganda. Namun ketika teman-temannya pulang, seorang pria berhelm datang dan menembak sebanya dua kali dari jarak 2,5 meter.

Tembakan pertama meleset dan menembus kaca rumah hingga proyektil peluru menancap di tembok bagian belakang, sedangkan tembakan kedua tepat mengenai punggung korban. Pelaku kemudian berjalan menghampiri motor yang diparkir di depan gang dan melarikan diri.

Saat itu Soleh masih sadar dan berjalan sejauh 5,5 m untuk meminta bantuan. Namun ayah tiga anak tersebut jatuh tersungkur dengan mulut mengeluarkan darah. Setelah tetangga mengetahui peristiwa tersebut, korban segera dilarikan ke RSUP dr Kariadi namun nyawanya sudah tidak tertolong.

Polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi dan menyelidiki apakah penembakan tersebut terkait pencurian rel ganda yang dipergoki oleh korban dua minggu lalu.

(alg/trw)


Berita Terkait