Dokter spesialis forensik dan medicolegal RSUP dr Kariadi Semarang, Gatot Suharto mengatakan dari hasil foto rontgen terdapat anak peluru atau proyektil yang bersarang di daerah ginjal kiri.
"Sewaktu autopsi terdapat robekan pembuluh darah besar daerah perut berakibat perdarahan hebat," kata Gatot lewat pesan singkatnya, Kamis (10/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tembakan pertama meleset dan menembus kaca rumah hingga proyektil peluru menancap di tembok bagian belakang, sedangkan tembakan kedua tepat mengenai punggung korban. Pelaku kemudian berjalan menghampiri motor yang diparkir di depan gang dan melarikan diri.
Saat itu Soleh masih sadar dan berjalan sejauh 5,5 m untuk meminta bantuan. Namun ayah tiga anak tersebut jatuh tersungkur dengan mulut mengeluarkan darah. Setelah tetangga mengetahui peristiwa tersebut, korban segera dilarikan ke RSUP dr Kariadi namun nyawanya sudah tidak tertolong.
Polisi masih meminta keterangan sejumlah saksi dan menyelidiki apakah penembakan tersebut terkait pencurian rel ganda yang dipergoki oleh korban dua minggu lalu.
(alg/trw)










































