Catatan yang dihimpun Kamis (9/10/2013), Ratu Atut dilantik sebagai Gubernur Banten pada 11 Januari 2007 menggantikan gubernur sebelumnya yang diduga korupsi, Djoko Munandar.
Setelah Atut dilantik menjadi orang nomor 1 di Banten, satu persatu keluarganya menduduki jabatan di pemerintah melalui Pemilu kada baik di Kabupaten maupun Kota Banten. Menarik, Atut berhasil melantik keluarganya di 4 Kabupaten/Kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua, ada ibu tiri Atut, Heryani yang dilantik sebagai Wakil Bupati Pandeglang pada 10 Maret 2011. Heryani dilantik bersama Erwan Kurtubi menjadi bupati dan wakil bupati Pandeglang periode 2011-2016.
Ketiga, ada adik Atut Tubagus Khaerul Jaman, yang menjabat Walikota Serang. Jaman dilantik Atut pada 25 Maret 2011 lalu menggantikan posisi walikota sebelumnya yang meninggal dunia.
Khusus Jaman, dalam Pemilukada Kota Serang yang digelar 5 September lalu, ia kembali maju berpasangan dengan Sulhi Choir. Namun hasil Pilwakot itu digugat ke MK oleh lawannya, sehingga sekarang masih menunggu putusan MK.
Keempat adalah adik ipar Atut, Airin Rachmi Diany yang dilantik menjadi Walikota Tangerang Selatan pada 20 April 2011. Istri Tubagus Chairi Wardana itu dilantik oleh Atut untuk menjabat periode 2011-2016 bersama wakilnya Benyamin Davnie.
Dengan menguasai 4 kabupaten kota di Banten, maka hanya ada setengahnya pemerintahan yang dipegang oleh tokoh selain keluarga Atut. Yaitu Kab. Lebak, Kab. Tangerang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang.
Namun, belakangan dinasti politik Atut ini mulai goyang menyusul penetapan tersangka Tubagus Chairi Wardana alias Wawan yang disebut sebagai 'tangan kanan' ayah Atut almarhum Chasan Cohib oleh KPK.
Selain Wawan, KPK juga mencekal Ratu Atut ke luar negeri untuk dimintai keterangan perkara suap adiknya dalam Pilkada Lebak di Mahkamah Konstitusi itu.
(/van)










































