5 Fakta Daryono, Sopir Akil Mochtar yang Misterius

5 Fakta Daryono, Sopir Akil Mochtar yang Misterius

Nograhany Widhi Koesumawardani - detikNews
Rabu, 09 Okt 2013 12:28 WIB
5 Fakta Daryono, Sopir Akil Mochtar yang Misterius
(Foto: dok detikcom)
Jakarta - Nama Daryono mencuat dalam kasus dugaan korupsi yang melibatkan Ketua MK Akil Mochtar. Biarpun 'hanya' berprofesi sebagai sopir, namun Daryono diduga cukup berperan mengetahui seluk beluk perilaku Akil Mochtar.

Berikut 4 fakta tentang Daryono:

1. Dekat Bak Kerabat

Ajudan Akil, Ipda Kasno yang bersaksi di sidang MKK
Kedekatan Akil dan Daryono diungkapkan 2 ajudan Akil, Ipda Kasno dan AKP Sugianto. Sugianto menyebut, Daryono bekerja pada Akil sejak Akil mencalonkan diri sebagai calon gubernur Kalimantan Barat periode 2008-2012.

"Diceritakan dia pertama kali kerja ke Pak Akil waktu nyalon jadi gubernur. Kampanye ke mana-mana yang nganterin Pak Daryono," kata Sugianto saat bersaksi di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (8/10/2013) malam.

Sugianto mengaku kenal dengan Daryono sebagai orang campuran Jawa dan Kalimantan. Meskipun namanya sangat berbau Jawa, namun Daryono tidak fasih berbahasa Jawa.

"Dia entah ibu atau bapaknya orang Sango (sebuah daerah di Kalimantan Barat), dan entah ibu atau bapaknya orang Salatiga," ungkapnya.

Ipda Kasno membenarkan bahwa Daryono dan Akil sama-sama dari Kalimantan sehingga mudah akrab.

"Mungkin karena sama-sama dari Kalimantan," kata Kasno persidangan yang sama di Gedung MK.

Menurut Kasno kedekatan keduanya bisa dikatakan tak sekadar hubungan kerja, tapi lebih ke hubungan kekerabatan. Sesekali mereka mengobrol dengan bahasa Kalimantan.

"Sesekali menggunakan bahasa Melayu, Pontianak, tapi jarang," ujar Kasno.

2. Disebut Saksi Penting

(Foto: dok detikcom)
Informasi yang dikumpulkan detikcom, Senin (7/10/2013), Daryono bukan saksi sembarangan. KPK menjadikan Daryono sebagai salah satu saksi penting untuk bisa membongkar kasus penyuapan Akil.

Meski hanya berstatus sopir, namun Daryono disebut-sebut tahu banyak tindak tanduk Akil. Salah satunya adalah soal penerimaan uang untuk Akil. KPK pun memanggil Daryono, tapi Daryono memilih mangkir tanpa alasan.

3. Mangkir Dipanggil KPK dan MKK

(Persidangan MKK)
Sopir Akil Mochtar, Daryono, disebut-sebut sebagai saksi kunci kasus suap yang menjerat ketua MK nonaktif itu. Sayangnya, Daryono tak hanya mangkir dari panggilan KPK, tapi juga Majelis Kehormatan Konstitusi (MKK).

"Kita sebenarnya panggil Pak Daryono tapi belum berhasil memanggil," kata Harjono, usai sidang MKK di MK lantai 11, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (8/10/2013) malam.

Sedianya Daryono akan dimintai keterangan oleh MKK bersama empat saksi lainnya. Namun hingga sekitar pukul 22.45 WIB yang bersangkutan tak kunjung hadir. Harjono selaku ketua sidang etik langsung menutup sidang tanpa ada keterangan dari Daryono.

"Kita tidak tahu (keberadaannya)," ujar Harjono.

4. Namanya Dipakai Beli Mobil Mercy

(Foto: dok detikcom)
Salah satu mobil mewah milik bekas Ketua MK Akil Mochtar yang disita KPK adalah Mercy S 350. Mobil mewah warna hitam ini ternyata masih baru dan diatasnamakan Daryono, sopir Akil.

"Atas nama Daryono dan baru beli," kata Jubir KPK Johan Budi di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (8/10/2013).

Pantauan detikcom, mobil itu diparkir penyidik di samping Gedung KPK. Mobil gres dengan nopol B 1176 SAI itu baru saja mendapat pelat nopol pada bulan Mei 2013.

Mobil ini juga diketahui masih kinyis-kinyis berdasarkan kilometer jelajahnya yang baru 866 km. Hingga kini keberadaan Daryono tidak diketahui.

5. Diatasnamakan untuk Aset Lain

Rumah Akil di Kompleks Liga Mas, Pancoran, Jaksel
Ternyata masih ada aset lain milik Akil yang juga diatasnamakan sopir pribadinya itu.

"Ada beberapa aset yang lain yang diatasnamakan sopirnya," ujar penegak hukum yang tak mau disebutkan namanya, saat dihubungi detikcom, Rabu (9/10/2013).

Saat ditanya aset apa saja yang dimaksud, penegak hukum tersebut belum mau memberitahu. Namun dia memastikan saat ini KPK terus menelusuri aset milik Akil, termasuk yang diatasnamakan Daryono.

"Kalau asetnya apa saja, jangan dulu ya, ini masih terus ditelusuri," tambahnya.
Halaman 2 dari 6
(nwk/nrl)


Berita Terkait