Pembubaran paksa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (8/10/2013). Polisi melepaskan tembakan setelah massa merangsek masuk ke dalam kantor KPU Dairi di Jalan Sisingamangaraja, Sidikalang, Dairi.
"Satu orang tadi terkena tembakan di paha kanan. Sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Sidikalang," ujar S. Siregar, salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tuntutan massa ini dilatari banyaknya masalah yang ditemukan di lapangan. Adanya pemilih ganda dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) serta indikasi kecurangan sebab ditemukan surat suara sudah beredar di tingkat desa, padahal semestinya belum beredar.
Tidak ada komisioner KPU Dairi yang menerima kedatangan massa, akibatnya massa pun marah. Mereka masuk ke kantor KPU dan mengobrak-abrik sejumlah dokumen yang ada di sana. Tak lama datang pasukan Brimob dan melepaskan tembakan. Pembubaran paksa yang dilakukan polisi tadi, membuat massa berlarian.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, korban yang tertembak itu bernama Thamrin Manik (32) warga Sidikalang. Sejauh ini belum diperoleh keterangan resmi dari polisi terkait kejadian ini.
(rul/try)











































