Pedagang Blok B Pasar Minggu Keluhkan Sepinya Pembeli

Pedagang Blok B Pasar Minggu Keluhkan Sepinya Pembeli

Rini Friastuti - detikNews
Jumat, 20 Sep 2013 17:33 WIB
Pedagang Blok B Pasar Minggu Keluhkan Sepinya Pembeli
Jakarta - Relokasi pedagang kaki lima di Pasar Minggu telah sukses dilaksanakan. Lantai 1 blok B dan C yang merupakan tempat relokasi para PKL pun telah ditempati para pedagang.

Akan tetapi ketika detikcom mendatangi kedua tempat tersebut pada Jumat (20/9/2013), kedua blok ini tampak sepi pembeli. Ketika blok C baru diisi 3 pedagang, di blok B yang memang dikhususkan untuk pedagang sayur mayur telah diisi banyak PKL, akan tetapi masih dengan masalah yang sama, yakni sepi pembeli.

"Yang belanja paling pelanggan kita doang. Sepi banget deh, balik modal aja enggak," ujar Sri (42) pedagang sayur blok B saat ditemui detikcom.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sri, penyebab sepinya konsumen di blok B adalah masih banyaknya PKL bandel yang berdagang asongan saat sore hari. Hal tersebut membuat konsumen lebih memilih berbelanja kepada mereka ketimbang naik ke lantai 1.

"Ada beberapa yang turun ke bawah buat dagang secara asongan. Soalnya mereka mikir, nggak laku disini. Kalau saya mah, nggak kuat mau naik-turun," tuturnya.

Hal yang sama juga diakui pedagang sayur lainnya bernama Saidi (40). Selain sepi pembeli, dia beranggapan konsumen lebih memilih berbelanja di Lokbin (lokasi binaan) yang berada persis di depan Terminal Pasar Minggu.

"Orang sih mendingan belanja kesana, selain dibawah, deket terminal juga kan. Konsumen kan mikirin efisiensi, mana yang deket. Daripada naik keatas sini kan?," kata Saidi.

Menurut manajer PD Pasar Jaya Ruyani, keberadaan lokbin memang memiliki efek tersendiri terhadap sepinya konsumen yang berbelanja di blok B.

"Ya gimana ya, dagangannya sama, ya saingan jadinya. Apalagi tempatnya dibawah kan, orang cenderung akan berbelanja di tempat yang lebih dekat," tuturnya.

Saat ini pedagang blok B dan C berharap PD Pasar Jaya dapat menemukan solusi untuk membawa konsumen ke lokasi mereka yang baru tersebut. "Walau gimanapun juga, kita disini cari makan, kalau sekarang aja nggak nemu untungnya, kita mau makan dan nyari modal untuk jualan berikutnya pakai apa?" pungkas Saidi.

(rii/lh)


Berita Terkait