Tidak Hadir di Komisi I, Ryamizard Mohon Maaf

Tidak Hadir di Komisi I, Ryamizard Mohon Maaf

- detikNews
Kamis, 04 Nov 2004 14:38 WIB
Jakarta - Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu tidak menghadiri undangan Komisi I DPR untuk menjalani fit and proper test sebagai calon panglima TNI. Ryamizard mengirim surat atas ketidakhadiran itu dan meminta maaf. Surat ditandatangani Ryamizard selaku Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD). Surat bernomor B/1721B/1721/XI/2004 itu ditujukan kepada Ketua DPR RI. Surat dengan perihal 'surat biasa' itu diterima Komisi I DPR sekitar pukul 09.30 WIB, Kamis (4/11/2004). Adanya surat Ryamizard ini disampaikan oleh Ketua Komisi I DPR Theo L Sambuaga dalam jumpa pers di ruang Komisi I DPR di gedung DPR, sesuai rapat internal Komisi I. Dalam jumpa pers, Theo membacakan isi surat Ryamizard itu. "Saya berterima kasih atas adanya panggilan dari DPR untuk fit and proper test calon panglima TNI. Saya mohon maaf, karena belum bisa memenuhi undangan dari DPR dikarenakan saya sebagai kepala staf Angkatan Darat belum menerima perintah dari panglima TNI selaku pimpinan atau pun angkatan langsung. Dan juga sebagai calon panglima TNI, saya belum mendapatkan persetujuan ataupun perintah dari presiden," demikian tulis Ryamizard dalam suratnya. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga sudah mengutus Mensesneg Yusril Ihza Mahendra kepada Ketua DPR Agung Laksono untuk menyerahkan surat dan menjelaskan ketidakhadiran Ryamizard. Yusril juga menjelaskan sikap Presiden SBY yang tidak memerintahkan Ryamizard untuk datang ke Komisi I. "Alasannya, karena surat R 32/Pres/10/2004 tertanggal 8 Oktober 2004 mengenai pemberhentian Panglima TNI telah ditarik dengan surat nomor R 41/Pres/10/2004 tertanggal 25 Oktober 2004. Sehingga saat ini, kami tidak dalam posisi mengajukan permohonan kepada DPR untuk persetujuan pergantian Panglima TNI," kata Presiden SBY dalam surat yang dibacakan Yusril. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads