"Persiapan bandara oke, lebih baik. Kalau Bandara Soekarno-Hatta jauh, macet dan perlu waktu lama," kata Menag.
Hal ini disampaikan Menag saat meninjau Bandara Halim, Jakarta Timur, Senin (9/9/2013). Ia mengatakan jamaah haji hanya butuh waktu singkat untuk sampai ke bandara Halim.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pengurusan barang, imigrasi sudah dilakukan di Asrama Haji Pondokgede," lanjut dia.
Demikian pula untuk jamaah haji embarkasi Jakarta-Bekasi. "Paling lama ditambah macet sampai 45 menit. Banyak manfaatnya Bandara Halim," kata Menag yang terbalut baju batik warna merah muda ini.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Penerangan Lanud Halim, Mayor G Maliti mengatakan pengamanan maupun operasional Bandara Halim telah siap menyambut keberangkatan jamaah haji kloter pertama.
"Kalau jamaah masuk bus sudah dianggap naik pesawat. Mohon keluarga yang mengantar hanya sampai asrama haji," kata Maliki.
Sebanyak 450 jamaah haji anggota kloter pertama asal Jakarta-Bekasi (JKS) dan 455 jamaah haji embarkasi Jakarta-Pondokgede akan diberangkatkan dari Bandara Halim pada 10 September 2013.
(aan/lh)











































