Mendagri Serahkan 5 Kliping Koran & 1 VCD untuk Jerat Nazaruddin

Mendagri Serahkan 5 Kliping Koran & 1 VCD untuk Jerat Nazaruddin

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 04 Sep 2013 17:05 WIB
Mendagri Serahkan 5 Kliping Koran & 1 VCD untuk Jerat Nazaruddin
Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi menjawab 16 pertanyaan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, terkait laporan pencemaran nama baik dan fitnah oleh Nazaruddin. Dalam pemeriksaan itu, Gamawan menyerahkan bukti-bukti ke penyidik.

"Sehubungan dengan laporan saya tanggal 30 Agustus lalu, saya hari ini datang sebagai saksi pelapor. Ada 16 pertanyaan, intinya terkait pencemaran nama baik saya," kata Gamawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Pemeriksaan berlangsung selama sekitar satu jam di ruang Subdit Kemanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Gamawan didampingi pengacaranya saat memberikan keterangannya sebagai saksi pelapor.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Usai diperiksa, Gamawan menyerahkan barang bukti berupa 5 kliping koran yang memuat berita soal keterangan Nazaruddin akan dugaan korupsi pada proyek e-KTP. Ia juga menyerahkan 1 keping cakram berisi rekaman media elektronik yang juga memuat keterangan Nazaruddin.

"Ada (kliping koran) Kompas, Tribun, Suara Karya, Rakyat Merdeka dan Media Indonesia. TV-nya Metro TV. Mungkin yang lain juga ada, tetapi yang saya punya hanya itu saja," jelas Gamawan.

Gamawan berharap, pihak kepolisian dapat memproses kasus tersebut sesuai hukum. Mantan Gubernur Sumatera Barat ini juga mengapresiasi respon polisi yang begitu cepat dalam menangani laporannya itu.

"Saya harap kasus berjalan sebagaimana mestinya," ucap dia.

Sementara itu, Gamawan berkeyakinan bahwa pihak kepolisian akan memproses laporannya itu, kendati kasus dugaan korupsi pada e-KTP tengah disidik oleh pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya tentu yakin. Kalau tidak yakin, tentu saya tidak melapor ke sini. Dan reaksi kepolisian cepat, saya sudah sampaikan jawaban atas pertanyaan penyidik," tuturnya.

Sementara itu, Gamawan tetap membantah semua tudingan Nazaruddin. Kendati hal itu tidak benar, namun ia merasa perlu melaporkan ucapan Nazaruddin itu karena sudah menurunkan kredibilitasnya sebagai Menteri Dalam Negeri.

"Saya tidak bisa terima apa yang disampaikan saudara Nazaruddin karena sudah mengganggu hubungan sosial, kredibilitas saya sekaligus sebagai mendagri," tukasnya.

Ia menambahkan, hal ini perlu diklarifikasi oleh dirinya. "Karena diberitakan media, orang yang tidak paham, bisa berprasangka lain kepada saya dan itu mengganggu kredibilitas saya," pungkasnya.

(mei/ega)


Berita Terkait