"Saya hargai. Yang saya harapkan Pak Mahfud. Kalau kader partai lain saya nggak terlalu risau," ujar Marzuki Alie di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (30/8/2013).
Marzuki mengatakan sebagai kader partai, sudah seharusnya loyal kepada partainya. Marzuki mencontohkan Jusuf Kalla yang harus loyal ke Golkar dan Rustriningsih yang masih kader PDIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai alasan Mahfud yang keberatan dengan hasil akhir konvensi ditentukan majelis tinggi, Marzuki menilai kewenangan memang di majelis tinggi.
"Begini, kewenangan itu memang di majelis tinggi. Tapi majelis tinggi membuat sistem. Itu clear kok, kewenangan kan majelis tinggi. Sistem itu yang jadi dasar majelis tinggi intuk memutuskan. Jadi nggak usah ragu lagi," jelasnya.
Sementara itu Irman Gusman juga menghargai keputusan Mahfud MD yang tidak jadi ikut konvensi capres PD. Irman menduga Mahfud punya cara lain untuk menjadi capres 2014.
"Kandidat yang ikut konvensi jumlahnya kan sudah banyak. Jadi, kita kembalikan saja kepada Pak Mahfud sendiri yang punya pendirian ya," kata Ketua DPD ini.
Soal Mahfud MD yang mempermasalahkan aturan konvensi dimana keputusan akhir ada di majelis tinggi, Irman menyerahkan sepenuhnya kepada komite konvensi.
"Ya karena komite konvensi ini kan baru dibentuk, dan diberi kepercayaan oleh majelis tinggi. Jadi, membentuk sambil berbenah. Dan kita juga harus paham juga. Tapi apa yang dilakukan Partai Demokrat ini suatu terobosan politik, memberikan kepada anak bangsa yang bukan ada di partai untuk bisa berperan," tutupnya.
(ega/mok)










































