Saat ditemui di Pos Satpam di Jalan Sindang Sirna Elok, Jumat (23/8/2013), Yadi memang mengakui adegan tersebut. Bahkan ia mengaku saat itu sempat meminjam sapu kepada pemilik kos sebagai pengganti golok yang dipakai pelaku.
"Iya waktu itu saya memberi keterangan seperti itu karena tertekan. Pikiran saya waktu itu enggak karuan, merasa tertekan, jadi iya-iya saja apa kata Polisi," ungkap pria yang mengaku hanya lulusan SD ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak saya enggak ngeliat. Ngeliatnya waktu pelaku mendekati Sisca sama Sisca mau mengejar pelaku," ucapnya.
(avi/ahy)











































