Khawatir Banjir, Warga Pasir Pangarayan Mulai Mengungsi

Khawatir Banjir, Warga Pasir Pangarayan Mulai Mengungsi

- detikNews
Minggu, 31 Okt 2004 21:54 WIB
Pekanbaru - Hujan deras selama satu jam di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, mulai pukul 20.30 WIB, Minggu (31/10/2004), membuat sebagian kawasan terendam air. Warga Kota Pasir Pangarayan, ibu kota Rokan Hulu, mulai ada yang mengungsi karena takut terjadi banjir.Sedikitnya 50 rumah warga Desa Bangunpurba, Kecamatan Bangunpurba, tergenang air hingga satu meter. Rumah-rumah yang terendam air itu berada di bagian hulu Sungai Rokan Kanan. Namun demikian setelah hujan reda air mulai menyusut.Sementara ribuan kepala keluarga di bagian hilir sungai di Kecamatan Rambah Hilir dan Kecamatan Kepenuhan mulai mencemaskan luapan air seperti dua hari sebelumnya. Saat itu luapan air mencapai dua meter.Kecemasan yang sama menimpa warga Kota Pasir Pangarayan, ibukota Rokan Hulu. Sebagian warga yang tinggal di pinggiran Sungai Rokan Kanan tampak berhati-hati dan waspada mengingat bagian hulu sudah terendam banjir.Menurut Bachtiar Hidayat, salah seorang warga Pasir Pangarayan, puluhan warga yang rumahnya di pinggir sungai sudah mulai mengungsi ke rumah-rumah saudaranya. "Mereka takut bakal kembali terjadi banjir," katanya ketika dihubungi detikcom melalui telepon, Senin (31/10/2004) malamMasih menurut Bachtiar, saat ini tim SAR dari KNPI dan Partai Keadilan Sejahtera sudah mendirikan dua posko untuk tempat penampungan warga. Mereka khawatir di bagian hulu sungai tepatnya di Hutan Lindung Bukit Suligi, terjadi hujan deras. Karena selama ini warga Pasir Pangarayan tergenang banjir akibat luapan dari bagian hulu sungai. Namun sejauh ini aktivitas lalu lintas yang menghubungka Riau ke Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yang melawati Pasir Pangarayan masih normal. Sebelumnya, tiga hari yang lalu banjir bandang sempat menggenangi Kota Pasir Pangarayan. Akibatnya jalur lintas Riau-Tapanuli Selatan sempat terputus selama dua jam. (gtp/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads