"Awalnya pihak kepolisian menemukan siswi yang tertangkap human traficking. Setelah kita selidiki ternyata bukan siswi hanya mengaku-ngaku saja," kata HM Rasyid saat berbincang dengan detikcom, Selasa (20/8/2013).
Rasyid mengungkapkan setelah ditangkap perempuan tersebut mengaku sudah tidak perawan. Kemudian polisi menggelar konperensi pers tentang operasi penangkapan tersebut. Saat konferensi itulah muncul usulan untuk mengadakan tes keperawanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ide itu juga muncul dari orang tua yang anaknya ikut terciduk dalam operasi yang dilakukan polisi. "Wacana itu juga bermula dari orang tua yang siswanya kemarin kena," ucap Rasyid.
Menurut Rasyid akan sulit melakukan tersebut. Sebab, hal itu menyangkut pribadi dan harga diri seseorang. Secara pribadi dia juga tidak setuju dengan usulan tersebut.
"Apa itu diperlukan di bidang pendidikan, tidaklah. Kalau saya tidak setuju,"ujar Rasyid.
Rasyid mengaku untuk menanggapi wacana ini harus ada tim yang bertugas melakukan pengkajian, apakah hal ini bisa diterapkan atau tidak. Dan tidak menutup kemungkinan tahun depan bakal dilaksanakan.
"Iya memungkinkan untuk direalisasi tapi tidak dipastikan bisa," jawabnya ragu.
(slm/ndr)










































