"Dia pasti sudah menghitung, ada plus minusnya. Kita partai terbuka, kita siap menerima," kata ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bathoegana di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/8/2013).
Menurutnya, Endriartono adalah salah satu pemimpin yang baik, jasanya di militer dipakai sejak era Presiden Soeharto hingga era Presiden SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Makanya yang dicari Demokrat orang yang BBM yaitu bersih berani merakyat, bukan SDM selamatkan diri masing-masing seperti pasien-pasien KPK," imbuh Sutan.
Soal peluang dalam konvensi capres, Sutan menilai Endriartono tak diragukan lagi dia punya peluang bagus diantara calon lainnya untuk menang. "Paten lah itu barang," ucap Sutan terkekeh.
Pemberhentian Endriartono disampaikan oleh Ketua Bappilu Partai NasDem, Ferry Mursyidan Baldan. Menurutnya, Partai Nasdem mempersilakan Endriartono ikut konvensi capres PD.
"Untuk memberi ruang agar leluasa mengikuti tahapan pelaksanaan konvensi, maka NasDem mempersilakan Pak En untuk mengikuti konvensi secara penuh, dan membebaskannya dari tugas-tugas NasDem dalam rangka menghadapi Pileg," kata Ketua Bappilu Partai NasDem, Ferry Mursyidan Baldan, kepada detikcom, Selasa (20/8/2013).
(iqb/van)











































