Spir bus, Ahmadun Taufik (43), mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 16.30 WIB sore tadi. Awalnya sekitar pukul 14.00 WIB, ia ditemani kernet, Maulana Akbar (17), datang ke kantor Dishub kota Semarang di Jalan Tambak Aji Raya untuk uji kelaikan kendaraan (KIR).
"Tapi di sana ditolak karena kesorean. Suruh kembali lagi besok," kata Taufik di lokasi kejadian, Senin (19/8/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tiba-tiba rem tidak pakem, di depan masih banyak orang. Saya langsung belokkan ke kiri dan menabrakkan ke gudang material di kiri jalan. Saya tahu di situ tidak ada orangnya," ujarnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun sopir mengalami luka lecet di bagian kaki, sedangkan kernet bus terluka di bagian kepala.
"Tidak ada korban penumpang karena tadinya mau KIR. Tapi nggak jadi dan malah seperti ini," kata kernet bus, Maulana.
Saat ini bus bernomor polisi H 1447 BA tersebut masih tergeletak menutup separuh jalan di tanjakan Tambak Aji. Sejumlah polisi terlihat meninjau lokasi kejadian sementara supir dan kernet bus masih duduk di pos ojek di ujung jalan.
Tergulingnya bus Sari Mustika itu tidak mengganggu arus lalu lintas di jalan Semarang-Kendal karena lokasinya yang tidak sampai ke jalan raya. Namun bus tersebut menarik perhatian pengguna jalan, bahkan beberapa diantaranya berhenti lalu mengambil foto menggunakan telepon seluler.
(alg/mad)











































