"Tidak ada, itu salah besar. Kita Ahok center tidak ada ikutan CSR. Kita tahu itu bantuan dari pemerintah jadi kita nggak ikut campur," jelas Natanael saat ditemui detikcom di kantornya, Kamis (15/8/2013) malam.
Natanael menjelaskan, lembaga yang berdiri sejak 2008 ini terdiri atas relawan. Pada 2008, Basuki T Purnama atau Ahok yang kini menjadi Wagub DKI yang mendirikannya.
Menurut Natanael, awalnya Jokowi dan Ahok memberikan wewenang pembagian CSR ke Kepala Dinsos Jakarta Utara yang bernama Ika. Dan Ika kemudian meminta tolong kepada Ahok Center untuk ikut membantu membagikan dan mengawasi pembagian kulkas, TV, lemari, kasur, sampai keset, dan sendok untuk warga rusun.
"Untuk CSR benar adanya, tapi Ahok Center tidak ikut serta dalam CSR, kita hanya membagikan dan mengawasi pembagian dari CSR supaya tepat sasaran," tuturnya.
(fan/ndr)











































