"Konvensi Demokrat itu bukan plagiat Golkar. Sistemnya saja sudah berbeda jauh," jelas Amir saat memberikan keterangan, Sabtu (10/8/2013).
Sistem konvensi sudah dikenal di Amerika Serikat jauh sebelum Golkar. Jadi kalau ada yang menyamakan atau menyebut Demokrat melakukan plagiat dari Golkar amat tak benar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedang Golkar, 10 tahun lalu pengurus partai yang menjadi panitia. Kemudian calon dijaring melalui pengurus DPD I atau II dan yang mempunyai hak memilih kader Golkar. Jadi amat berbeda dengan Demokrat.
"Konvensi Demokrat pesertanya terdiri dari tokoh-tokoh, orang luar yang pendaftarannya terbuka. Yang terpilih nanti diserahkan kepada rakyat melalui mekanisme survei. Konvensi dilakukan dengan transparan dan terbuka," tuturnya.
(ndr/rvk)











































