"Kemarin (9/8) sore pukul 15.30 pesawat sudah dievakuasi dan ditempatkan di apron bandara," kata Kepala Bandara Djalaludin, Gorontalo, Agus Pramuka saat dikonfirmasi, Sabtu (10/8/2013).
Selain karena menunggu alat khusus, lamanya proses evakuasi dikarenakan hujan yang terus mengguyur. "Jadi nggak memungkinkan untuk menarik pesawat," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah berfungsi normal, landasan kita bersihkan dengan panjang 2.250 sudah bisa didarati," jelas Agus.
Insiden Lion Air tergelincir karena menabrak sapi terjadi pukul 21.11 Wita, Selasa (6/8). Pesawat mengalami over run saat mendarat karena ada sapi yang masuk ke landasan. Seluruh penumpang yang berjumlah 110 orang dipastikan selamat.
(fdn/rvk)











































