DetikNews
Rabu 24 Juli 2013, 17:03 WIB

Polisi Periksa Istri Tito Kei Kamis Besok

- detikNews
Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya akan memeriksa Elisabeth Marline Staneley, istri Franciscus Refra atau Tito Kei. Pemeriksaan digelar di Polres Bekasi Kota, Kamis (25\/7) besok.

\\\"Besok atau lusa akan diperiksa di Polres Bekasi, (yang diperiksa) istrinya dan beberapa orang lainnya yang mengetahui informasi tersebut,\\\" kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Rabu (24\/7\/2013).

Kasus penembakan terhadap adik dari tokoh Angkatan Muda Kei (Amkei), Jhon Kei ini sudah 2 bulan berlalu. Polisi mengaku terkendala dalam proses penyelidikan lantaran pihak keluarga Tito belum bisa dimintai keterangan.

Bahkan, beberapa kali penyidik sudah berupaya mendatangi rumah keluarga Tito, untuk dimintakan keterangannya. Kedatangan keluarga ke Polda siang tadi diapresiasi penyidik.

\\\"Justru dari penyidik sudah beberapa kali ke rumah dan di sana seolah-olah tunggu lampu hijau dari keluarga. Kedatangan mereka tadi ke Polda sesuatu yang bagus, sehingga penyidik segera running pemeriksaan-pemeriksaan,\\\" jelas Rikwanto.

Dalam pertemuan dengan penyidik itu, keluarga Tito diminta untuk terbuka kepada penyidik agar bisa membuat terang perkara. Rikwanto mengatakan, keterangan istri Tito dan kerabatnya, sangat diperlukan penyidik.

\\\"Penyidik juga minta keluarga agar terbuka, mau beri info seluas-luasnya, karena keterangan keluarga soal apa yang terjadi pada Tito sebelum-sebelumnya, itu sangat berarti,\\\" paparnya.

Dilanjutkan Rikwanto, pemeriksaan saksi-saksi dapat mempengaruhi atau memberikan gambaran terhadap penyidik untuk mengarahkan penyidikan itu ke arah mana.

\\\"Pasti ada sesuatu yang bisa diambil dari istri Tito. Nanti dalam bertanya itu kejelian penyidik yang bisa menggugah, mengungkap apa yang diketahui istri Tito itu sangat berpengaruh bagi perkembangan penyidikan,\\\" paparnya.

Dengan adanya pengayaan keterangan dari saksi-saksi, penyidik dapat membangun sebuah dugaan-dugaan terhadap apa motif dalam kasus tersebut.

\\\"Penyidik pasti punya alternatif dugaan yang sudah dibangun, namun dugaan itu harus dibentuk oleh keterangan saksi yang cukup, olah TKP dan petunjuk-petunjuk,\\\" ungkapnya.




(mei/mok)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed