Keluh Kesah Ketua RT dan RW Kampung Melayu Soal 'Balsem'

Keluh Kesah Ketua RT dan RW Kampung Melayu Soal 'Balsem'

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 27 Jun 2013 17:20 WIB
Keluh Kesah Ketua RT dan RW Kampung Melayu Soal Balsem
Rumah Warga yang Tak Dapat Balsem
Jakarta - Warga miskin di Gang Anwar di Kelurahan Kampung Melayu, Jakarta Timur, harus gigit jari. Mereka tidak mendapatkan bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) alias Balsem sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Di RT 12 RW 1, pada 2009 yang dapat bantuan langsung tunai (BLT) 14 warga, sekarang yang mendapat balsem 4 orang," ujar ketua RT 12 Herman San Abas kepada detikcom, Kamis (27/6/2013).

Balsem di RT 14 RW 1 akan dibagikan Jumat (28/6) besok di kantor pos Matraman, Jakarta Timur. Herman bingung menanggapi warganya yang protes tidak mendapat balsem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari 14 orang yang 2009 dapat BLT, 3 sudah meninggal. 7 Orang tidak dapat dan 4 orang dapat Balsem. Mereka yang tidak dapat kondisinya tidak jauh berbeda dari 2009. Malah sekarang memprihatinkan. Awal 2013 saat banjir, mereka ngungsi berbulan-bulan," beber Herman.

M Haris, Ketua RW 1, Gang Anwar, Kampung Melayu mempertanyakan mekanisme warga yang mendapat Balsem tanpa survei. Warga yang mendapat maupun tidak dapat Balsem
mendapat kabar melalui kantor pos.

"Tahun ini kita bingung, yang 2009 yang dapat 35 orang. Sekarang ini cuma belasan. Harusnya ada 50 orang yang dapat," kata Haris.

Haris menilai, mekanisme pencairan balsem mendadak. "Banyak yang protes, kita bingung. Mereka bilang kita pilih kasih. Padahal kita nggak tahu apa-apa," ujar Haris.



(nwy/trw)


Berita Terkait