Priyo Sering Disebut Zulkarnaen, Akbar: Golkar Pecat Priyo Jika Terbukti

Priyo Sering Disebut Zulkarnaen, Akbar: Golkar Pecat Priyo Jika Terbukti

- detikNews
Jumat, 21 Jun 2013 20:58 WIB
Priyo Sering Disebut Zulkarnaen, Akbar: Golkar Pecat Priyo Jika Terbukti
Nusa Dua -

Kader Partai Golkar (PG) yang menjadi tersangka kasus korupsi, Zulkarnaen Djabar, menyebut akan membeberkan peranan rekan separtainya, Priyo Budi Santoso. Lalu bagaimana sikap PG pada Priyo, benarkan akan ada pemecatan?

"Kalau sudah sampai putusan pengadilan yang berlaku tetap, pasti Golkar harus mengambil langkah tegas," kata Ketua Dewan Pertimbangan PG Akbar Tanjung di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Jumat (21/6/2013).

Menurut Akbar, Golkar perlu bersikap berani kepada kadernya yang 'nakal' agar menimbulkan efek jera. Kader-kader yang terbukti terlibat korupsi bisa merusak citra partai jelang Pemilu 2014. Apalagi, jabatan Priyo sangat terkemuka, yakni Wakil Ketua DPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terutama untuk pembelajaran ke depan. Terutama untuk kader-kader yang berada di posisi sangat rentan, supaya mereka berhati-hati. Jadi ada efek jera ke depan," tutur Akbar.

Politisi Golkar Priyo Budi Santoso terseret-seret kasus dugaan suap dalam proyek pengadaan kitab suci Alquran di Kemenag. Peran Priyo memang belum terbukti, namun Zulkarnaen Djabar yakin keterlibatan koleganya di satu partai tersebut pada akhirnya akan ketahuan.

"Sudahlah nanti kalau sudah pada waktunya pasti akan ketahuan," kata Zulkarnaen saat keluar dari gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (21/6).

Zulkarnaen meminta publik untuk bersabar mengikuti kasus ini. Zulkarnaen berjanji akan membuka keterlibatan wakil ketua DPR itu jika waktunya sudah tepat.

"Pada waktunya nanti apa yang ditanyakan akan saya kasih tahu pada kawan-kawan," tambah Zulkarnaen.

Priyo berkali-kali menyatakan dirinya tak terlibat. Dia juga menyebut namanya dicatut.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini