Polri Pastikan Adrian Berada di Singapura
Rabu, 20 Okt 2004 16:43 WIB
Jakarta - Polri memastikan Keberadaan Adrian Waworuntu, borunan pembobol BNI, berada di Singapura dari daftar penumpang pesawat. Kini polri tengah mengupayakan kepulangan Adrian ke Indonesia. "Kita dapat memastikan dari daftar penumpang pesawat Los Angeles, AS, ke Singapura, dan hasil wawancara dengan RCTI," ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman di Mabes Plri, Rabu (20/10/2004) saat ditanyakan wartawan perihal kepastian keberadaan Adrian di Singapura.Namun Paiman mengaku belum mengatahui apakah Adrian benar-benar akan menyerahkan diri ke kepolisian usai pergantian pemerintahan secara resmi tanggal 20 Oktober 204. "Kita belum terima secara resmi," kata Paiman saat ditanyakan kepastian penyerahan diri Adrian. Sebelumnya, Adrian mengatakan dalam waktu dekat dirinya akan datang ke Mabes Polri untuk mempertangggungjawabkan perbuatanmya. Adrian mengatakan kepastian penyerahan dirinya ke Mabes Polri akan dilakukan setelah tanggal 20 Oktober 2004. "Saya harus diserahkan ke Kejati 17 September 2004. Sedangkan pemilu tanggal 20 September. Saya sebelumnya sudah tahu itu (penyerahan ke Kejati) akan dipublisitaskan sebagai prestasi terakhir pemerintahan sekarang. Saya jadi komoditas politik, saya tidak mau," ujar Adrian saat ditanya alasan melarikan diri. Menurut Paiman, kesulitan selama ini untuk menghadirkan Adrian ke Kejati DKI Jakarta karena Indonesia hingga kini tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan pemerintah Singapura. "Salah satu masalah yang dihadapi karena Indonesia tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan pemerintah singapura. Kalau memang ia tidak bersalah mengapa takut. Pihak kepolsian akan mengupayakan Adrian bisa dibawa kemari dengan berbagai pendekatan dengan pihak singapura. Segala macam cara agar dia mau kemari," demikian Paiman.
(dni/)











































