Adhyaksa Dault: Saya Disebut Preman, Itu Fitnah
Rabu, 20 Okt 2004 10:18 WIB
Jakarta - Calon menteri yang diseleksi SBY, Adhyaksa Dault menilai aksi sekelompok orang yang menyebut dirinya sebagai preman adalah fitnah."Tuduhan mereka fitnah. Itu kelompok bayaran. Aktornya adalah orang yang pernah saya pecat dari KNPI karena kerjanya tidak berhasil," katanya kepada detikcom melalui telepon, Rabu (20/10/2004).Kemarin, 10 karangan bunga duka cita dikirim ke rumah SBY untuk dialamatkan kepada Adhyaksa. Tertulis: "Turut berduka cita atas direkomendasikannya menteri preman: Adhyaksa". Karangan bunga itu dikirim oleh sekelompok orang yang menamakan diri Kelompok Pendukung SBY."Mereka sengaja mau menjatuhkan karena iri hati. Saya yakin Pak SBY tidak terpengaruh. Coba mereka tunjukkan di mana letak premannya saya. Justru mereka yang kelompok preman. Tapi nggak pa-pa, mereka yang dosa, saya yang dapat pahalanya," kata mantan ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ini.Ditanya soal kansnya untuk menduduki kursi Menteri Kepemudaan, Adhyaksa mengaku sudah meneken selembar kertas yang disodorkan SBY. "Tapi saya tidak tahu pastinya. Tunggu saja pengumuman dari Pak SBY," tukasnya.
(sss/)











































