"Saya harapkan bantuan dari Kemen PU agar kiranya menurunkan pompa air lagi, sehingga daya sedot air di Kali Mati Ancol menjadi besar," ujar Kepala Sudin PU Jakarta Utara, Djoko Susatyo, saat dihubungi, Jumat (14/6/2013).
Djoko menjelaskan Sudin PU Jakarta Utara telah menurunkan 11 pompa portable dengan kemampuan menyedot air sebanyak 3.000 liter per detik. Namun kemampuan pompa ini dinilai kurang maksimal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga pompa yang rusak biasanya digunakan untuk mengatur ketinggian air di Kali Mati Ancol menuju Pintu Air Ancol Timur. "Pompa pertama rusak setahun yang lalu, pompa kedua rusak sekitar tiga bulan lalu, dan yang ketiga rusak pada tanggal 7 Juni kemarin," ujar Djoko.
Djoko menjelaskan Kementerian PU sudah memiliki rencana untuk mengganti satu pompa yang rusak dalam waktu satu bulan. Sementara dua pompa lainnya sedang diperbaiki.
"Dari informasi petugas lapangan, bahwa dua pompa yang diperbaiki itu akan rampung 10 hari lagi," kata Djoko.
(vid/rmd)











































