Dari pantauan detikcom, jalan menuju pelabuhan yaitu Jl Ronggowarsito terendam rob setinggi betis orang dewasa. Sedangkan gerbang masuk di pos 4 pelabuhan Tanjung Emas juga tergenang air.
Staff humas PT Pelindo III, Husninatul Ghassani mengatakan rob memang selalu menjadi kendala pembangunan polder yang ditargetkan selesai tahun 2014 itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nina menambahkan, Kluster 2 merupakan pembangunan kolam retendi untuk menampung air hujan dan buangan dari pabrik-pabrik. Sedangkan kluster 3 adalah untuk sistem drainase.
"Untuk kluster 1 yaitu tanggul di dermaga dan kluster 4 untuk sistem pompa tidak terlalu terganggu karena belum urgent," tandasnya.
Meski demikian pembangunan polder yang sudah mencapai 60% tersebut diharapkan tetap selesai sesuai pada waktunya yaitu tahun 2014.
"Kendala ya rob, gejala alam memang berpengaruh pada proses pembagunan apapun," pungkas Nina.
"Tapi untuk aktifitas pelabuhan tidak terganggu. Hanya bongkar muat kedelai impor dihentikan karena hujan," imbuhnya.
Tidak hanya aktifitas pembangunan polder yang terganggu, sopir truk trailer pun mengeluh dengan rob yang tinggi karena harus memberikan perawatan ekstra pada kendaraannya.
"Kalau kena rob kan cepat berkarat, jadi harus di bersihkan setelah dari sini," kata salah satu supir truk, Madi.
(/)










































