13 Penyidik Adrian Diperiksa, Belum Ada Indikasi Suap
Senin, 18 Okt 2004 16:43 WIB
Jakarta - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri telah memeriksa 13 orang penyidik tersangka pembobol Bank BNI Adrian Waworuntu, termasuk Direktur Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Pol Samuel Ismoko. Hasilnya? Belum ada indikasi penyuapan."Propam sudah melakukan pemeriksaan terhadap penyidik. Tapi sampai sekarang belum ada indikasi penyuapan," kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Senin (18/10/2004).Tentang hasil pemeriksaan terhadap Samuel Ismoko, Paiman menyatakan yang bersangkutan dinilai telah melakukan tugasnya sesuai prosedur. "Prosedurnya sudah dilakukan dan tidak ada pelanggaran. Isu suap belum terbukti."Namun demikian untuk memperkuat hasil pemeriksaan Polri akan memeriksa saksi-saksi yang di lembaga pemasyarakatan. Paiman menyebut inisial RS sebagai salah satu saksi yang akan diperiksa. "Kuncinya Propam akan memeriksa saksi-saksi yang ada di LP. Ya inisialnya RS."Kapan pemeriksaan RS? "Kalau masalah teknis saya tidak bisa memberikan keterangan karena kewenangan Propam," jelas Paiman.Perburuan AdrianSementara tentang perkembangan perburuan Adrian di Los Angeles, Amerika Serikat, Paiman menyatakan tim masih mengadakan koordinasi dengan tim yang telah dikirim untuk mengetahui keberadaan Adrian. "Kami masih menunggu laporan dari tim, yang dalam hal ini dikepalai Gories Mere, yang berangkat dari Paris ke LA. Mereka sedang bekerja keras untuk mengetahui apakah Adrian Waworuntu berada di sana," ujar Paiman.Ketika ditanya soal permintaan FBI agar Polri mengirimkan red notice yang spesifik, Paiman menyatakan itu sudah dipenuhi. "Saya yakin sudah dipenuhi. Karena kalau tidak kita tidak bisa memenuhi kesalahan-kesalahan beliau. Karena itu harus kita penuhi."Buronan kok disebut beliau?
(gtp/)











































