SBY Didesak Tak Angkat Tokoh yang Integritasnya Diragukan
Senin, 18 Okt 2004 11:36 WIB
Semarang - Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono didesak untuk tidak memasukkan orang-orang yang integritas moral dan kapabilitasnya diragukan dalam kabinetnya.Desakan ini disampaikan sejumlah aktivis Aliansi Mahasiswa Pengawal Reformasi Indonesia (Ampera) dalam aksi unjuk rasa di Bundaran Air Mancur, Jl. Pahlawan, Semarang, Senin (18/10/2004). Dalam aksinya massa yang berjumlah 20-an orang ini memmbawa berbagai sejumlah poster yang berbunyi "Tolak Calon Menteri yang Terlibat KKN", "Bentuk Kabinet yang Bersih", "Tolak Calon Menteri yang Cacat Moral".Koordinator aksi Misbahul Huda menyatakan beberapa orang yang dipanggil SBY ada yang bermasalah. Misalnya mantan Ketua umum KNPI Adhiyaksa Dault yang pernah berlaku seperti preman dengan mengacung-acungkan senjata di muka umum.Aktivis Ampera juga menyatakan dalam penyusunan kabinet perlu diwaspadai adanya calon menteri titipan asing. Massa juga menolak praktik dagang sapi dan bagi-bagi kekuasaan dalam penyusunan kabinet. Ini terkait rencana SBY merekrut orang-orang partai untuk menjadi anggota kabinet.Massa juga menyerukan agar pos-pos penting seperti jaksa agung, kapolri dan jabatan lain yang berkaitan dengan pemberantasan korupsi harus benar-benar diisi oleh orang-orang yang profesional.Aksi yang dimulai pukul 11.05 itu sampai kini masih berlangsung. Dalam aksinya massa juga membagikan selebaran-selebaran kepada pengguna jalan. Isinya pernyataan sikap yang menolak kabinet busuk, intervensi asing, dan menolak menteri yang track recornya buruk.
(gtp/)











































