BNN Ringkus Mahasiswa Pengedar Sabu & Ganja di Kampusnya

BNN Ringkus Mahasiswa Pengedar Sabu & Ganja di Kampusnya

Nur Khafifah - detikNews
Rabu, 29 Mei 2013 23:09 WIB
BNN Ringkus Mahasiswa Pengedar Sabu & Ganja di Kampusnya
Ilustrasi
Jakarta - Jaringan narkotika kembali terungkap beredar di dunia pendidikan. Dua orang mahasiswa salah satu universitas swasta di Jakarta Selatan kedapatan memiliki sabu dan ganja.

"Mahasiswa inisial P dan B ditangkap di kampusnya, di ruang Sekretariat Perhimpunan Mahasiswa Mesin," ucap Deputy Pemberantasan BNN, Benny Mammoto di kantornya, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (29/5/2013).

Benny mengatakan, saat tertangkap mereka kedapatan membawa ganja kering seberat 350 gram. Menurut pengakuan tersangka, selain pengguna keduanya juga merupakan pengedar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Diedarin juga ke teman satu kampus," ucap tersangka B yang mengenakan baju tahanan BNN berwarna biru dan menggunakan penutup kepala berwarna merah.

B yang merupakan mahasiswa fakultas hukum ini mengaku telah mengedarkan sabu selama 3 bulan terakhir. Keuntungan yang diperolehnya tidak lebih dari satu juta rupiah setiap transaksi.

"Ganja 350 gram ini biasanya habis dalam 2 minggu," jelas mahasiswa angkatan 2007 tersebut.

B juga mengaku pernah ditahan di Lapas Paledang, Bogor pada tahun 2008. Kala itu ia ditahan selama 9 bulan.

"Kasusnya sama, narkoba juga," jelasnya dengan muka tertunduk.

Sedangkan temannya, P merupakan mahasiswa jurusan teknik mesin. Meski tertangkap di markasnya, ia mengaku hanya merupakan anggota dari perhimpunan tersebut.

"Saya sudah 1 semester ngedarin sabu," ungkap mahasiswa semester 14 ini.

P mengatakan, dirinya telah memiliki pelanggan tetap. Para pelanggan tersebut merupakan teman-teman satu kampusnya sendiri.

Menurut pengakuannya, ia tidak tahu dari mana narkoba tersebut berasal. P dan B hanya menerima narkoba dari kurir yang selalu mengantarnya ke kampus jika mereka memesan.

"Setiap jual 5 gram sabu saya untung sejuta," ucapnya.

(kff/ega)


Berita Terkait