Kejanggalan Surat Perintah Seks Bebas PNS Versi Kepala Perpusda Bandung

Kejanggalan Surat Perintah Seks Bebas PNS Versi Kepala Perpusda Bandung

Avitia Nurmatari - detikNews
Rabu, 29 Mei 2013 15:42 WIB
Kejanggalan Surat Perintah Seks Bebas PNS Versi Kepala Perpusda Bandung
Bandung - Polisi dan Pemkot Bandung memastikan surat perintah seks bebas yang beredar atas nama Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) palsu. Ini kejanggalan yang ada dalam surat tersebut.

Di bagian paling bawah, tertempel materai Rp 6 ribu, kemudian ditindih stempel Kantor Perpustakaan Arsip Daerah (Perpusda). Kepala Perpusda, Muhammad Anwar, menyatakan surat perintah resmi biasanya tidak memakai materai.

"Itu surat palsu. Surat asli tidak ada yang memakai materai," tegasnya di Bandung Indah Plaza, Rabu (29/5/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, Anwar secara tegas menyebut tandatangan yang dibubuhkan di atas materai bukan miliknya.

"Itu jelas bukan tandatangan saya," ucapnya.

Pada Februari 2013 lalu, Anwar mengaku sudah memberikan keterangan ke polisi terkait surat tersebut. Ia berharap pembuat surat edaran palsu ini segera terkuak.

Dalam surat tertanggal 31 Januari 2013 itu tertuang perintah melakukan ritual seks bebas bagi sejumlah pegawai Kantor Perpusda. Ada 10 nama di surat tersebut, lengkap dengan Nomor Induk Pegawai, jabatan, dan tempat melakukan seks bebas. Polisi telah menyelidiki masalah ini.

"Surat itu palsu," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Abdul Rakhman Baso saat ditemui di Kantor Pos Indonesia, Jalan Cilaki, Kota Bandung, Rabu (29/5/2013).

(avi/trw)


Berita Terkait