SBY: Soal Mobil Pejabat, Saya Setuju Pak Hidayat
Minggu, 17 Okt 2004 18:32 WIB
Bogor - Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) setuju dengan pemikiran Ketua MPR Hidayat Nurwahid mengenai kesederhanaan mobil dinas pejabat. Namun, untuk mobil dinas presiden dan wakil presiden, SBY menyerahkan pada aturan Setneg. "Saya setuju dengan pemikiran Pak Hidayat Nurwahid tentang pentingnya kesederhanaan, dalam hal ini penggunaan mobil dinas. Dengan demikian, negara tidak menghambur-hamburkan uang untuk kepentingan yang tidak tinggi prioritasnya," kata SBY. Hal ini disampaikan SBY kepada wartawan dalam jumpa pers di pendopo rumahnya, Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Minggu (17/10/2004). agi SBY, mobil dinas cukup memiliki kriteria pantas dan layak, serta dapat mendukung pekerjaan. "Jadi, tidak perlu bermewah-mewah," kata dia. Sampai sekarang, SBY belum mengetahui pakai mobil dinas apa nanti para menterinya. "Setelah tanggal 20 Oktober, seusai pelantikan, saya baru akan mendapat laporan dari Setneg, serta kendaraan yang akan digunakan para menteri dan pejabat pemerintah lainnya," ungkapnya. Mengenai mobil dinas presiden dan wakil presiden, menurut SBY, sudah ada standar sekuriti tersendiri. "Kita ikuti saja standar tersebut. Yang jelas, tidak ada pemborosan dan fasilitas yang berlebihan," jelasnya. Saat ini, SBY sendiri sudah menggunakan mobil dinas kepresidenan dari negara. Mobil dinas presiden ini bermerek Mercedes Benz seri 500 SEL warna hitam, namun plat mobil masih empat digit.
(asy/)











































