JK dan Anies Baswedan Sentil HMI Soal Kisruh Kongres Hingga 'Terdakwa'

JK dan Anies Baswedan Sentil HMI Soal Kisruh Kongres Hingga 'Terdakwa'

Bagus Kurniawan - detikNews
Jumat, 24 Mei 2013 18:05 WIB
JK dan Anies Baswedan Sentil HMI Soal Kisruh Kongres Hingga Terdakwa
Yogyakarta - Mantan Wakil Presiden RI yang juga anggota Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Jusuf Kalla, mengaku prihatin dengan kongres HMI yang sempat kisruh. Bahkan kongres harus berjalan selama sebulan.

"Saya sebenarnya sudah lama tidak menghadiri acara HMI. Namun saya kemudian berjanji untuk hadir karena HMI sudah berada di titik nol," ungkap JK saat diskusi dan pelantikan Pengurus Besar (PB) HMI 2013-2015 di Graha Sabha Pramana (GSP) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Bulaksumur, Jumat (24/5/2013).

JK kemudian melanjutkan sentilannya dengan mengungkapkan jalannya kongres yang berlangsung di Jakarta selama hampir sebulan tidak selesai. Bahkan antara pengurus atau ketua saling pecat-memecat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi itu gak apa-apa, sebab saat KAHMI jadi dua juga banyak kegiatan dan saling bersaing," seloroh Ketua PMI itu.

Menurut JK, sebagai organisasi, modal utama HMI adalah buku. Dia mengaku senang bila sekarang anggota HMI banyak yang menulis buku.

Rektor Universitas Paramadina Jakarta, Anies R Baswedan, juga menyentil. Dia meminta semua anggota HMI tidak terlena dengan masa lalu. Sebab bila hanya menengok masa lalu saja, tidak mustahil HMI akan ditinggalkan oleh anak-anak muda.

"Ingat 20 tahun ke depan adalah masa Anda sekali. Kita bukan lagi bicara Indonesia lagi tapi ASEAN. Dan saya juga berpesan jangan sampai atau masih ada lagi hakimnya alumni HMI, jaksanya alumni HMI, pengacaranya alumni HMI dan orang yang duduk menjadi terdakwa juga alumni HMI," pungkas alumni FEB UGM itu disambut tawa peserta diskusi.

(bgk/trw)


Berita Terkait