Poling Global: Kerry Didukung untuk Jadi Presiden AS
Jumat, 15 Okt 2004 16:35 WIB
Jakarta - Kebijakan Presiden AS George W Bush telah memicu kebencian global dan dunia lebih menginginkan Senator John Kerry menjadi presiden AS berikutnya. Setidaknya demikian hasil poling yang dilakukan koran-koran terkemuka dunia, yang diterbitkan hari Jumat ini.Poling terkoordinir yang melibatkan 10 surat kabar di dunia itu, menunjukkan bahwa permusuhan yang terjadi tidak saja diarahkan ke pemerintahan Bush namun juga imej AS sendiri. Demikian seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (15/10/2004).Survei yang digagas oleh harian Kanada, La Presse itu, juga melibatkan koran Australia Sydney Morning Herald (SMH), Le Monde, Perancis, The Guardian Inggris, Asahi Shimbun, Jepang, Moscow News, Rusia, Reforma, Meksiko, Haaretz, Israel dan El Pais, Spanyol.Hasil poling media-media tersebut menunjukkan bahwa para responden di 8 dari 10 negara -- termasuk Israel dan Rusia -- mengharapkan kandidat presiden Demokrat Senator John Kerry mengalahkan Bush pada pemilihan presiden 2 November mendatang.Dalam poling global itu juga tampak adanya anggapan bahwa pemerintahan Bush menghadapi isolasi dan permusuhan yang jarang terlihat di kalangan sekutu-sekutu dekatnya. Pada sebagian besar negara yang disurvei, termasuk Australia, opini terhadap AS memburuk selama pemerintahan Bush.Dituliskan SMH, hanya Israel yang menunjukkan perbedaan tren. Dari sejumlah warga Israel yang disurvei, 40 persen mengatakan bahwa anggapan mereka terhadap AS membaik selama dua atau tiga tahun terakhir, sementara 26 persen menyatakan sebaliknya."Ini kontras dengan respons di tempat lainnya. Di Kanada, 64 persen menyatakan anggapan mereka memburuk (terhadap AS), Prancis 70 persen, Inggris 45 persen, Jepang 74 persen, Korea Selatan 67 persen dan Australia 54 persen," tulis SMH.
(ita/)











































