Hanya Lengkapi Syarat, PKS Tak Ubah Daftar Bacaleg

Hanya Lengkapi Syarat, PKS Tak Ubah Daftar Bacaleg

Rini Friastuti - detikNews
Senin, 20 Mei 2013 19:23 WIB
Hanya Lengkapi Syarat, PKS Tak Ubah Daftar Bacaleg
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan tidak akan merubah susunan Bacaleg pada penyerahan kelengkapan dokumen pada 22 Mei nanti. Karena menurut mereka 492 Bacaleg tersebut memang formasi awal yang sudah tidak dapat dirubah.

"Kami berkomitmen dari awal apa yang sudah kami ajukan dari awal tidak akan ada perubahan, tapi saya akan cek lagi memang ada perubahan ini dan itu ya, dan kalau memang ada yang kurang dan tidak bisa diperbaiki berarti harus diganti," kata Anggota Pemenangan Pemilu PKS, Dono Pratomo kepada wartawan di Hotel Grand Sahid, Jl Sudirman, Jakpus, Senin (20/5/2013).

Akan tetapi perubahan mungkin akan terjadi pada partai berlambang bulan sabit dan jerami tersebut. Perbaikan kemungkinan terjadi asal merupakan perubahan yang penting.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi perbaikan itu ada, tapi pada prinsipnya 492 caleg yang diajukan PKS kita tidak akan melakukan perubahan kecuali yang sifatnya fundamental dan harus berubah," jelasnya.

Ada kemungkinan untuk ditambah? Tanya wartawan.

"Kemungkinan tambah, komitmen kami memang 492 adalah the best team. Kalau menambah mungkin tidak kecuali ada situasi tertentu, tapi kita lihat saja tanggal 22 apakah ada pengajuan. Karena saat ini kami sedang sibuk dalam kelengkapan administrasi karena kami tidak ingin ada yang tercecer ya," kata Dono.

Sebelum beranjak, Dono juga meminta kejelasan kepada KPU untuk memastikan hak-hak politik Parpol. Sehingga mereka tidak merasa dirugikan oleh hal-hal yang bersifat administratif.

"Misalnya hanya karena fotokopi ktp nya hilang, lalu dia caleg perempuan, habis itu, satu Dapil, itu bukan satu caleg yang dirugikan tapi satu Dapil yang dirugikan," ujar dia.

Menurutnya hal tersebut akan dibicarakan dengan Komisioner KPU, Ida Budhiati. "Karena ini administratif sekali, mungkin saya akan bertemu beliau setelah ini," sambungnya.

(rii/van)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads