"Kita instruksikan untuk ditangkap karena ini yang mereka ganggu adalah Kemenhan!" tegas Menhan Purnomo Yusgiantoro usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (14/5/2013).
Menhan mengaku sudah mengetahui identitas pembajak yang meninggalkan inisal CVT di situs www.pothan.kemhan.go.id. Pihaknya juga mengajak beberapa organisasi yang bergerak dalam dunia cyber untuk melakukan penangkapan.
"Kita sudah ketahui providernya darimana, hasil kerjasama kita juga sudah dapat clue-nya," terangnya.
Namun, Purnomo masih belum mengetahui motif dibalik pembajakan situs tersebut. Dia juga enggan berpolemik apakah para pelaku berkaitan dengan negara Myanmar. Sebagaimana dimaksud, para hacker tersebut menulis negara Myanmar saat membajak situs milik Kemenhan.
"Masih ditelusuri apakah ini bersifat gangguan atau hanya iseng saja," tuturnya.
(rvk/lh)











































