PDIP Minta Aparat Netral di Pilgub Jateng

PDIP Minta Aparat Netral di Pilgub Jateng

- detikNews
Minggu, 07 Apr 2013 22:54 WIB
PDIP Minta Aparat Netral di Pilgub Jateng
Tjahjo Kumolo
Boyolali, - PDI Perjuangan meminta aparat TNI/Polri netral dalam Pemilihan Gubernur Jawa Tengah. PDIP mengaku mendapat laporan indikasi calon gubernur yang menggerakan aparat dalam Pilgub untuk kemenangan calon tertentu.

“Ada laporan dan ada datanya,” ujar Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo saat menyampaikan pidato di Panti Marhaen Kantor DPC PDIP Boyolali pada acara deklarasi pemenangan calon gubernur-wakil gubernur Jateng dari PDIP, Minggu (7/4/2013).

Tjahjo berharap seluruh jajaran TNI dan Polri tetap menjaga netralitasnya menghadapi perhelatan politik warga Jateng pada 26 Mei mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Mulai dari Kapolda hingga Kapolsek harus netral. Kemudian dari Panglima Kodam, Koramil hingga Babinsa juga harus netral. Tidak berpihak pada calon siapapun dalam mengamankan Pilgub Jateng. Karena tentara dan polisi adalah milik seluruh rakyat, termasuk di dalamnya PDIP. Jika aparat tidak netral, mereka akan berhadapan dengan rakyat, termasuk PDIP," ujarnya.

Tjahjo tidak hanya menyentil calon yang terindikasi hendak memanfaatkan aparat, dalam pidato itu dia juga menyentil ada calon gubernur yang menggunakan fasilitas dan keuangan negara untuk membayai kampanye pilgub.

"Calon gubernur dan wakil gubernur Jateng jangan menggunakan anggaran APBD maupun APBN melalui bantuan sosial (Bansos) untuk pemenangan dalam Pilgub mendatang. Itu semua adalah milik rakyat," katanya disambut tepuk tangan.

Deklarasi pemenangan pasangan Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko tersebut dihadiri sejumlah fungsionaris pusat dan tokoh partai moncong putih.

Hadir di antaranya Sidarto Danusubroto, Idham Samawi, Komarudin Watubun, Ribka Tjiptaning, Nusyirwan Sujono, Puti Guntur Soekarno, Joko Widodo, serta sejumlah kepala daerah di Jateng yang berasal dari PDIP.

(mbr/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads