Ledakan Bom Guncang Pakistan, Sedikitnya 33 Orang Tewas
Kamis, 07 Okt 2004 10:30 WIB
Jakarta -
Pakistan diguncang ledakan bom. Dua bom meledak di Pakistan tengah, Kamis (7/10/2004) sebelum fajar waktu setempat. Sedikitnya 33 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam insiden itu.Kedua bom tersebut meledak ketika sekitar tiga ribu orang berkumpul di kota Multan menandai peringatan kematian Maulana Azam Tariq, pemimpin kelompok radikal Sipah-e-Sahaba. Dia dibunuh tahun lalu dalam satu serangan yang diduga dilakukan militan-militan Syiah. Kelompoknya dituding telah menewaskan ratusan Muslim Syiah minoritas pada beberapa tahun terakhir.Satu bom mobil meledak dekat lokasi berkumpulnya ribuan orang tersebut di kawasan pemukiman, dan hanya dalam beberapa menit kemudian, bom kedua yang dipasang di sebuah motor meledak. Demikian diungkapkan deputi kepala kepolisian kota Arshad Mohammed seperti dilansir kantor berita Associated Press (AP), Kamis (7/10/2004). "Itu sepertinya aksi terorisme sektarian, namun kami masih menyelidikinya," tukasnya.Menteri Informasi Pakistan Sheikh Rashid Ahmed menyatakan bahwa 33 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya terluka dalam serangan bom kembar tersebut. Namun menurut kepala kepolisian kota Skindar Hayyat, sedikitnya 34 orang tewas. Jumlah ini dibenarkan oleh Dr. Mohammed Tayyab di Rumah Sakit pemerintah Nishtar. Diimbuhkannya, setidaknya 70 orang dirawat di rumah sakit tersebut karena luka-luka mereka dan beberapa lainnya dikirim ke rumah sakit lain untuk mendapatkan perawatan.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































