"PM David Cameron tidak bisa hadir di HLP nanti, beliau sudah komunikasikan resmi kepada Presiden," jelas Menlu Marty Natalegawa di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (20/3/2013).
"Pandangannya nanti akan disampaikan lewat teleconference video," sambungnya.
Marty mengatakan, alasan David Cameron tidak bisa hadir karena agenda kerja dalam negeri. Yaitu menyampaikan rencana anggaran tahunan pemerintahannya kepada parlemen.
"Pemerintah Inggris dalam satu-dua minggu ke depan akan menyampaikan anggaran tahunannya yang baru ke parlemen," tutup Marty.
Kehadiran PM David Cameron dalam pertemuan ke dua HLP cukup penting. Sebab dirinya ditugaskan memimpin forum bentukan PBB tersebut bersama Presiden SBY dan Presiden Liberia, Ellen Johnson Sirleaf.
(rvk/lh)











































