Kekerasan pada Aktivis Mahasiswa Dilaporkan ke Komnas HAM

Kekerasan pada Aktivis Mahasiswa Dilaporkan ke Komnas HAM

- detikNews
Rabu, 06 Okt 2004 13:09 WIB
Jakarta - Komite Pembebasan Napol/Tapol mengadukan aksi kekerasan yang dialami aktivis mahasiwa di tiga kota, yakni Denpasar, Yogyakarta, dan Kupang, kepada Komisi Nasional (Komnas) Hak Asas Manusia (HAM), Jl. Latu Harhari, Jakarta, Rabu (6/10/2004).Pengaduan disampaikan Ketua umum PRD Yusuf Lakaseng dan Ketua umum LMND Iwan Dwi Laksono dan beberapa aktivis lainnya. Dalam Komite Pembebasan Napol/Tapol memang tergabung, antara lain, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Serikat Pengacara Rakyat (SPR), dan Partai Rakyat Demokratik.Usai menerima pengaduan ini anggota Sub Komisi Sipil dan Politik Komnas HAM Syamsuddin berjanji akan menyelidiki kasus ini. Syamsuddin kemudian meminta kepada Komite Pembebasan Napol/Tapol untuk menyertakan surat pengaduan korban berikut tanda tangan bersangkutan.Dalam surat pengaduan dari Komite Pembebasan Napol/Tapol disebutkan, kekerasan yang terbaru terjadi Denpasar, Bali, pada Selasa (5/10/2004) kemarin. Kekerasan dialami oleh massa Barisan Oposisi Bersatu (BOB) yang sedang berunjukrasa menolak militerisme.Sebelumnya kejadian serupa terjadi di Yogyakarta pada 1 Oktober lalu. Tindak kekerasan dialami aktivis LMND yang sedang menggelar aksi menolak komersialisasi pendidikan dan menolak militerism.Aksi kekerasan berupa pemukulan oleh preman-preman yang mengaku dari Front Antikomunis Indonesia. Aksi pemukulan terjadi ketika massa menuju markas Korem di Yogyakarta sebagai sasaran demo.Kejadian lainnya terjadi di kampus Unwira Kupang. Kekerasan terjadi di Fakultas FKIP pada saat tengah malam. Empat anggota LMND yang baru menghadiri acara pelepasan wisuda dipukuli oleh aparat kepolisian. Tidak jelas motif pemukulan, tapi terkait aktivitas keempat mahasiswa sebagai anggota LMND. (gtp/)


Berita Terkait