2 TKI di Irak Dibebaskan dengan Menumpang Taksi

2 TKI di Irak Dibebaskan dengan Menumpang Taksi

- detikNews
Selasa, 05 Okt 2004 11:59 WIB
Jakarta - Dua TKI (tenaga kerja Indonesia) yang disandera di Irak selama beberapa hari, sudah dibebaskan. Saat dibebaskan, keduanya dinaikkan taksi oleh penyandera dan diturunkan di dekat kantor Kedutaan Emirat Arab yang ada di Irak. Pembebasan dua TKI yang bernama Istiqomah dan Novitasari itu diketahui setelah sekitar pukul 12.00 waktu setempat, Senin (4/10/2004), dua sandera itu turun dari sebuah taksi. Taksi yang membawa keduanya itu berhenti di dekat kantor Kedubes Uni Emirat Arab di Bagdad. Menurut salah seorang diplomat di Kedubes Uni Emirat Arab, dua orang WNI itu membawa sebuah surat dari kelompok penyandera. "Sekitar pukul 12 siang Senin, sebuah taksi membawa dua wanita Indonesia, dan sebuah surat," kata dia yang tidak mau disebutkan namanya. Dia bercerita surat itu seharusnya dialamatkan ke Kedubes RI. Namun, karena di Baghdad ini tidak terdapat kedutaan Indonesia, kelompok tersebut juga membubuhkan alamat Kedubes Emirat Arab di amplop. Isi surat itu adalah penyerahan dua sandera itu. Namun, alasan pembebasan dua WNI itu belum diketahui. Dengan pembebasan ini, kedua warga Indonesia ini akan diserahkan kepada Palang Merah Internasional untuk diproses guna pemulangan ke Indonesia. "Kami juga berkoordinasi dengan Badan PBB untuk urusan pengungsi. Dua wanita ini akan kami serahkan kepada mereka, untuk memastikan bahwa keduanya bisa kembali ke Indonesia," kata dia. Sementara itu, Kedubes RI di Amman, Yordania, salah satu pihak yang menangani masalah ini menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Palang Merah Internasional. Kepala Bagian Penerangan, Musrifun Lajawa kepada BBC menyatakan, pihaknya akan segera menghubungi Palang Merah Internasional. "Kami juga akan membahas kemungkinan rencana membawa dua warga kami keluar dari Irak dan kembali ke Indonesia," ujar Lajawa. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads