"Mereka di kompleks, tidak boleh keluar," kata Pangdam Sriwijaya Mayjen TNI Nugroho Widyotomo saat berbincang dengan detikcom, Kamis (7/3/2013).
Para prajurit TNI itu pada pagi tadi dengan berseragam lengkap dan membawa bendera merah putih. Mereka menggunakan motor. Beramai-ramai mendatangi Mapolres OKU, para prajurit TNI ini kemudian membakar Mapolres dan merusak kendaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nugroho berharap kejadian ini bisa selesai tak ada lagi aksi balas membalas. Kejadian ini buntut dari peristiwa tewasnya Pratu Heru yang ditembak Polantas karena mengatai polisi gila.
"Peristiwa ini akumulasi itu. Sekarang kita selidiki provokatornya, ini kita cari," tuturnya.
(ndr/trw)











































