Depnaker Telusuri Kebenaran Sandera Istiqomah & Novita

Depnaker Telusuri Kebenaran Sandera Istiqomah & Novita

- detikNews
Senin, 04 Okt 2004 11:38 WIB
Jakarta - Depnakertrans mengaku baru menerima kabar terbaru bahwa TKW yang disandera di Irak adalah Istiqomah dan Novitasari pada Minggu malam. Senin siang ini (4/10/2004) pihaknya masih menelusuri kebenaran informasi itu.Demikian dikatakan Dirjen Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Depnakertrans, I Gusti Made Arka, saat ditemui detikcom di ruang kerjanya di Jl.Gatot Subroto, Jakarta, Senin."Kita tidak mau gegabah mengeluarkan informasi maupun menyatakan bahwa PJTKI yang mengirimnya telah melanggar peraturan," katanya.Disebut-sebut Istiqomah dikirim oleh PJTKI PT Sabrina. Arka membenarkan PT Sabrina mengaku mengirim 5 orang TKI ke luar negeri, tetapi tidak ada satu pun yang dikirim ke Irak. "Mungkin saja dikirim ke negara di luar Irak lalu Irak merupakan negara ketiga yang mereka (TKI) datangi. Jadi tidak secara langsung," urai Arka.Lalu mengapa pemerintah bisa salah melakukan identifikasi sebelumnya pada sandera? "Justru itulah masalahnya. Kita khawatir keberangkatan mereka karena menggunakan dokumen palsu. Itu di luar wewenang kita. Kalau menggunakan visa kerja, pasti melalui kita, saya khawatir mereka berangkat dengan menggunakan visa turis," jawab Arka. Sebelumnya, kedua sandera diklam bernama Rosidah dan Rafikah. Tapi keduanya ternyata kondisinya baik-baik saja.Jika ada PJKTI yang nekat mengirim TKI ke Irak, kata Arka, pihaknya akan mengambil sanksi tegas. "Kalau ternyata benar dan terbukti PJTKI tersebut mengirim TKI ke Irak, jelas sanksinya adalah pencabutan SIUP. Karena kita tegaskan Irak bukan negara tujuan tenaga kerja Indonesia," kata Arka.Arka menyatakan, pihaknya kesulitan mengindentifikasi 2 WNI itu karena Depnakers belum mengetahui nomor paspor keduanya. "Untuk itu kita selalu berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk data yang lebih lengkap, ke mana negara tujuannya," paparnya.Hari ini, pemerintah akan mengeluarkan pernyataan resmi mengenai dua sandera itu. "Mungkin akan kita umumkan hari ini," katanya.Selain itu, kepada PJTKI yang mengirim dua sandera yang diduga bernama Istiqomah dan Novitasari, warga Banyuwangi dan Malang, ke Irak, akan dicek. "Apa benar mereka mengirim kedua TKI ke Irak," demikian Arka. (nrl/)


Berita Terkait