Anis Jadi Presiden PKS, Apa Kabar Faksi Keadilan & Faksi Sejahtera?

- detikNews
Senin, 04 Feb 2013 09:44 WIB
Jakarta - Sudah menjadi rahasia umum imej faksi keadilan dan faksi sejahtera melekat di PKS. Nah, naiknya Anis Matta menjadi Presiden PKS kembali mencuatkan isu ini.

Anis kerap dilekatkan dengan faksi sejahtera. Lalu apa kabar faksi keadilan?

"Yang saya ketahui Insya Allah tidak ada faksi keadilan atau faksi sejahtera. Yang ada Partai Keadilan Sejahtera," kata politisi PKS Indra saat dimintai tanggapan, Senin (4/2/2013).

Tanggapan Indra itu meredam isu liar. Tapi isu tak bisa dibendung. Beredar kabar faksi keadilan mulai menggeliat. Apa benar?

Faksi keadilan ini lekat dengan mereka yang masih menjunjung tinggi semangat PKS tetap seperti era Partai Keadilan dahulu. Nama yang kerap disebut publik untuk kelompok ini diwakili representasi Hidayat Nurwahid.

Sedang faksi sejahtera identik dengan mereka yang berorientasi pada era partai modern, PKS yang moderat. Mereka juga kabarnya dekat dengan Ketua Majelis Syuro Hilmi Aminuddin.

Nah, penangkapan Luthfi oleh KPK disebut-sebut sempat memicu bangkitnya faksi keadilan, yang lama tersingkirkan. Mereka ingin mengembalikan PKS ke era dahulu. Benarkah itu? Tapi bila menilik dari sejumlah pernyataan, kiranya faksi keadilan dan faksi sejahtera sudah mulai melebur.

Lihat saja komentar Hidayat soal kasus Luthfi. Hidayat jelas membela kolega partainya. Dia pun berkali-kali menyebut adanya konspirasi.

Pengamat politik Andika juga meragukan, soal faksi keadilan yang bakal muncul mengambil alih PKS. Bukan apa-apa, sosok Hilmi adalah satu-satunya 'orang tua' yang dihormati di PKS.

Andika juga tak yakin akan adanya 'pertempuran' di internal antara faksi keadilan dan sejahtera di PKS menyusul naiknya Anis.

"Konfigurasi Faksi Keadilan dan Faksi Sejahtera nampaknya sudah tidak relevan lagi di PKS. Sebab konfigurasi kepentingan PKS juga berkembang," kata dosen Universitas Bakrie yang juga peraih master politik di Jepang ini.

Benarkah itu? Pastinya dinamika politik di PKS pun terus berkembang. Anis juga terus melakukan langkah merapatkan barisan dan melakukan koordinasi ke daerah-daerah.

(ndr/rmd)