Suhu Minus Sambut Delegasi DPR dan DPD di Vladivostok

Suhu Minus Sambut Delegasi DPR dan DPD di Vladivostok

Arifin Asydhad - detikNews
Selasa, 29 Jan 2013 15:05 WIB
Suhu Minus Sambut Delegasi DPR dan DPD di Vladivostok
Jakarta - Pulau Russky di Vladivostok, Rusia kembali menjadi tuan rumah pertemuan delegasi se Asia Pasifik yang kali ini menggelar rangkaian acara pertemuan Asia Pacific Parliamentary Forum (APPF) ke-21. Berbeda dengan cuaca yang hangat dan bersahabat dalam rangkaian KTT APEC Ke 20 tahun 2012, kali ini delegasi RI yang dipimpin Pramono Anung Wibawa disambut oleh suhu minus 17 derajat yang sanggup mengubah perairan di sekitar Pulau Russky menjadi lautan es.

Pertemuan yang diselenggarakan tanggal 27 - 31 Januari 2013 membahas mengenai berbagai kebijakan dan isu seputar kerjasama politik dan keamanan, ekonomi dan perdagangan, serta kerjasama regional di Asia Pasifik.

Menurut Pramono Anung, kehadiran delegasi Indonesia pada APPF ke-21 merupakan salah satu upaya untuk mempererat silaturahmi dan kerjasama antar parlemen se Asia Pasifik dan membahas isu isu seputar kerjasama internasional dan kawasan yang semakin dinamis. Dalam upaya meningkatkan kerjasama ekonomi khususnya perdagangan dan investasi, antisipasi perkembangan sosial yang terus meningkat, serta upaya menciptakan perdamaian dunia, koordinasi yang erat dan harmonis di tingkat parlemen perlu untuk ditingkatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Khusus untuk perdamian dunia, saling keterbukaan dan kepercayaan terhadap sesama anggota sangat diperlukan, dan tidak menerapkan double standard dan saling curiga, yang pada akhirnya dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Asia Pasifik yang harmonis," kata Pramono Anung seperti tertuang dalam rilis KBRI Moskow yang diterima detikcom, Selasa (29/1/2013).

Duta Besar LBBP RI untuk Rusia dan Belarus, Djauhari Oratmangun mengatakan kehadiran delegasi Indonesia dapat mencairkan 'kebekuan' Pulau Russky serta menambah warna dalam memberikan berbagai kontribusi dalam peningkatan kerjasama antar parlemen di kawasan Asia Pasifik.
Β 
Ditambahkan Djauhari, kunjungan delegasi RI ke Vladivostok merupakan momentum yang tepat untuk melihat langsung perkembangan Rusia, khususnya di Vladivostok, sebagai realisasi dalam mengembangkan wilayah Timur Jauh, yang mempunyai kemiripan dengan program MP3EI di Indonesia. Diharapkan kunjungan tersebut dapat memberikan kontribusi riil dalam peningkatan kerjasama bilateral dan mampu mengubah mindset masyarakat Indonesia terhadap Rusia yang saat ini mengalami perubahan yang cukup pesat di berbagai sektor.

Forum dengan agenda yang padat tersebut dibuka oleh Ketua Dewan Federasi Rusia, Valentina Matvienko dan dihadiri oleh 500 orang delegasi dan partisipan dari 28 negara dan 8 organisasi internasional.

(asy/asy)


Berita Terkait