Informasi dari kepolisian, para imigran berlabuh dari Pulau Chrismast, Australia menuju Indonesia. Karena ditolak pihak Australia, mereka berlayar ke Indonesia. Namun di Perairan Nusakambangan, kapal dihantam gelombang dan terdampar tak jauh dari LP Permisan, Nusakambangan, Senin (28/1/2013) sekitar pukul 21.00 WIB.
Polres Cilacap dan Kantor Imigrasi Cilacap saat ini sedang mengupayakan evakuasi untuk para imigran yang terdampar. Sebanyak 21 imigran yang selamat masih berada di lingkungan LP Permisan. Dilaporkan dua imigran meninggal dunia dan seorang orang hilang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kabarnya mereka ditolak pihak Australia. Begitu laporan yang saya terima," imbuh Sugeng.
Kabag Humas Polres Cilacap, AKP Siti Khayati, menambahkan, dari 25 imigran tersebut, 18 orang berjenis kelamin laki-laki, lima perempuan dan dua anak-anak.
"Saat ini petugas sedang melakukan evakuasi terhadap 21 imugran yang selamat untuk dibawa ke Cilacap," kata Siti.
(arb/trw)










































