"Jadi ada persepsi yang disampaikan dewan, kan bolak-balik saya sampaikan bahwa ini ada proses, ada waktu. Kadang-kadang perlu kita menjelaskan secara detail itung-itungannya seperti apa program itu, kita jelaskan terus," ujar Jokowi.
Hal ini disampaikan Jokowi usai pengesahan APBD DKI 2013 di gedung DPRD DKI Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, ketika ditanyai wartawan mengenai program unggulannya, Jokowi menjawab bahwa banjir, macet, dan perkampungan masih menjadi prioritasnya. Sementara anggaran terbesarnya ada pada pendidikan. Berapa besarannya? Jokowi mengaku lupa.
"Lupa persentasenya berapa," ucap Jokowi.
Sebelumnya diberitakan, di dalam rapat paripurna, anggota DPRD DKI dari Fraksi Hanura dan Damai Sejahtera, Ferrial Sofyan meminta Jokowi untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa terlambatnya pengesahan APBD DKI 2013 bukan karena dewan.
"Sudah 8 tahun saya jadi anggota Dewan, baru tahun ini kita menetapkan anggaran setahun ini. Harusnya Desember 2012 sudah disahkan, sehingga ini akan berdampak," katanya.
(sip/nrl)











































